Abu Abbas As-Saffah Menetapkan Kekhalifahan Abbasiyah pada 750 M

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Kekhalifahan Abbasiyah yang menjadi salah satu kekhalifahan Islam terbesar didirikan oleh Abu Abbas As-Saffah pada tahun 750 M di wilayah yang kini disebut Baghdad. Pendiri dinasti ini adalah keturunan langsung dari Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad, yang berhasil menggulingkan Kekhalifahan Umayyah melalui revolusi pada tahun 750 Masehi.

Abu Abbas As-Saffah memimpin pemberontakan yang mengakhiri kekuasaan Umayyah setelah masa panjang penindasan dan konflik politik. Pada 750 M (132 H), revolusi ini berhasil sehingga menandai awal dari kekuasaan Abbasiyah yang berlangsung hingga 1258 M. Pusat pemerintahan kekhalifahan ini dipindahkan ke Baghdad, yang menjadi pusat intelektual dan politik dunia Islam pada masanya.

Peran Abu Abbas As-Saffah dalam Pembentukan Kekhalifahan

Sebagai khalifah pertama, Abu Abbas As-Saffah memainkan peran sentral dalam menyatukan berbagai suku dan kelompok di bawah satu pemerintahan. Ia mengkonsolidasikan kekuatan politik dan militer untuk mempertahankan kekhalifahan serta meletakkan dasar pemerintahan yang mengedepankan keadilan dan kepemimpinan yang lebih inklusif dibandingkan pemerintahan Umayyah sebelumnya.

Bagdad sebagai Pusat Kekhalifahan Abbasiyah

Setelah berdirinya kekhalifahan, Baghdad yang didirikan pada awal abad ke-8 menjadi ibu kota. Kota ini berkembang pesat sebagai pusat administrasi, ilmu pengetahuan, dan budaya. Baghdad menjadi simbol kejayaan dan kemajuan peradaban Islam yang dikenal dunia hingga masa kemunduran kekhalifahan di abad ke-13.

Penyebab Kemunduran Kekhalifahan Abbasiyah

Kemunduran kekhalifahan Abbasiyah terjadi secara bertahap akibat berbagai faktor internal dan eksternal. Konflik internal, korupsi, serta tekanan dari kekuatan asing seperti Mongol menjadi penyebab utama runtuhnya kekhalifahan pada 1258 M. Namun, warisan budaya dan intelektual Abbasiyah tetap berpengaruh hingga kini.

Profil Abu Abbas As-Saffah

Abu Abbas As-Saffah dikenal sebagai pemimpin revolusioner yang berhasil mendirikan dinasti baru. Lahir dari keturunan Abbas bin Abdul Muthalib, ia mengusung legitimasi dari garis keluarga Nabi Muhammad untuk merebut kekuasaan. Keberhasilannya memimpin revolusi dan mendirikan kekhalifahan menjadikan namanya tercatat penting dalam sejarah Islam.

"Abu Abbas As-Saffah adalah sosok yang membawa perubahan besar dalam sejarah Islam melalui perjuangannya menggulingkan Umayyah dan mendirikan kekhalifahan baru," ujar sejarawan Islam dari Universitas Al-Azhar.

Kekhalifahan Abbasiyah tidak hanya menjadi kekuatan politik tetapi juga pusat perkembangan ilmu pengetahuan di dunia Islam, menjadikan Baghdad sebagai kota intelektual terkemuka.

Sejarah Dinasti Bani Abbasiyah Dunia Islam Pusat Pengetahuan Dunia | Sejajar Arah

Editors Team
Daisy Floren