AC Milan Menang 2-1 atas Torino di Laga Pembuka Serie A

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id AC Milan berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Torino dalam laga pembuka Serie A yang digelar Senin dini hari WIB. Kemenangan itu didapat setelah Milan bangkit di babak kedua setelah tampil kurang agresif di babak pertama, demikian dilansir dari Bola.

Gol kemenangan Milan dicetak oleh Alphadjo Cisse dan Adrien Rabiot. Cisse yang berusia 19 tahun mencetak gol Serie A pertamanya setelah Rabiot masuk ke lapangan dan kemudian Rabiot menambah gol kedua Milan beberapa saat berselang.

Pelatih Milan, Ruben Amorim, mengungkapkan bahwa di babak pertama para pemain lebih fokus mengontrol permainan agar tidak kalah dan kehilangan bola saat transisi, sehingga kurang agresif di sepertiga akhir lapangan.

"Pada babak pertama, perhatian para pemain saya adalah mengontrol pertandingan, tidak kalah, dan tidak kehilangan bola saat transisi. Namun, kami kurang agresif di sepertiga akhir lapangan. Kami membicarakan hal itu di ruang ganti dan mereka memahami bahwa cara seperti itu bukanlah bagaimana Anda memenangkan pertandingan," ujar Amorim kepada DAZN Italia.

Amorim meminta para pemain meningkatkan tempo di babak kedua, yang mulai terlihat dalam 20 menit pertama. Ia juga memberikan pujian khusus kepada Cisse atas kualitas dan penampilannya sepanjang pertandingan.

"Kami tidak boleh hanya bermain imbang atau menunggu pertandingan berjalan. Kami harus melakukan itu untuk memenangkan pertandingan. Kami meningkatkan tempo dalam 20 menit pertama babak kedua, karena sekali lagi, saat ini kami masih kekurangan kekuatan fisik," tambahnya.

"Tetapi, juga kualitas yang ditunjukkan Cisse sepanjang pertandingan. Pada babak pertama, dia bermain seperti pemain paling berpengalaman di tim kami, terutama dalam cara membawa pertandingan ke depan," kata Amorim.

Amorim menilai Milan tampil dengan dua wajah yang berbeda sepanjang laga. Mereka kesulitan secara fisik di akhir pertandingan dan membutuhkan lebih banyak pertandingan pramusim untuk mencapai performa pressing selama 90 menit.

"Saya pikir kami melihat satu tim selama 75 menit pertama, kemudian tim yang berbeda di akhir pertandingan karena kami kesulitan secara fisik. Untuk melakukan pressing seperti yang kami inginkan selama 90 menit, kami membutuhkan lebih banyak pertandingan pramusim," ujar Amorim.

Meski harus bertahan setelah gol Che Adams yang memperkecil ketertinggalan pada masa injury time, gol tersebut terlambat sehingga Milan tetap membawa pulang tiga poin.

Amorim senang melihat karakter tim yang tetap bekerja bersama meski dalam kondisi lelah di menit-menit akhir pertandingan.

"Saya sudah begitu sering merayakan gol-gol Milan, dan sekarang saya menjadi pelatihnya. Karena itu, saya ingin staf saya juga bisa merasakan gairah yang sama setiap kali Milan mencetak gol," tutur Amorim.

"Saya pikir kami menunjukkan cara bermain yang lebih mirip dengan yang biasa kami lakukan. Namun, kami membutuhkan waktu untuk membuat tim ini bermain dengan cara yang berbeda. Pada menit-menit akhir, kami bekerja sebagai tim, menderita bersama dan bertahan.

Kami lelah, tetapi kami adalah sebuah tim. Itu perasaan yang sangat bagus," ungkap mantan pelatih Manchester United itu.

Amorim juga menyampaikan hal yang paling membuatnya puas adalah kemenangan, meskipun masih ada aspek yang perlu diperbaiki seperti cara menyerang dan bertahan di kotak penalti serta menghadapi situasi sulit saat menguasai bola.

"Yang paling penting adalah menang. Kami berbicara tentang cara bermain, tetapi ada satu tujuan dalam sepak bola, yaitu menang. Itu belum cukup dan tidak boleh cukup bagi Milan.

Namun, kami menunjukkan sebagian dari apa yang kami kerjakan dalam latihan dan pramusim, bahkan di bawah tekanan. Itu perasaan yang bagus," kata Amorim.

"Kami masih harus memperbaiki cara menyerang kotak penalti, bertahan di kotak penalti sendiri, dan menghadapi situasi sulit saat menguasai bola. Saya senang karena hari ini kami menang. Sementara kekurangan yang masih ada akan menjadi perhatian kami selanjutnya," ujar Amorim.

Editors Team
Daisy Floren