Anthony Taylor Ditunjuk Jadi Direktur Perwasitan Elite di Turki
FajarBali.co.id Anthony Taylor resmi ditunjuk sebagai Direktur Perwasitan Elite di Federasi Sepakbola Turki (TFF) dua pekan setelah pensiun sebagai wasit, dilansir dari Detik Sport.
Taylor mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan setelah memimpin tiga pertandingan di Piala Dunia 2026, termasuk laga babak 16 besar antara Spanyol dan Portugal yang dimenangkan Spanyol 1-0.
Setelah 24 tahun berkarier, Taylor kini mengemban peran baru di TFF sebagai konsultan untuk mengembangkan perwasitan elite di Turki sesuai standar UEFA dan FIFA.
"Setelah pengumuman saya baru-baru ini bahwa saya pensiun dari dunia perwasitan elite setelah 16 musim, saya dengan senang hati membagikan langkah berikutnya dalam karier saya," ujar Taylor.
Ia melanjutkan, "Mulai hari ini, saya akan menjalani peran sebagai konsultan dengan jabatan Director of Elite Refereeing di Federasi Sepakbola Turki. Setelah memimpin pertandingan di level tertinggi kompetisi domestik dan internasional, saya menyambut baik kesempatan untuk membawa pengalaman tersebut ke peran yang berfokus pada pengembangan strategis dan teknis perwasitan elite di Turki."
"Saya akan bekerja bersama rekan-rekan di federasi untuk mendukung pengembangan para wasit serta memperkuat program perwasitan secara keseluruhan sesuai standar UEFA dan FIFA," tulis Taylor.
Penunjukan Taylor bertepatan dengan upaya TFF membenahi sistem perwasitan setelah skandal perjudian yang melibatkan wasit profesional pada Oktober 2025.
Investigasi mengungkap 371 dari 571 wasit aktif memiliki akun taruhan, dengan 152 wasit terbukti melanggar aturan FIFA dan UEFA.
Kasus ini mendorong TFF meluncurkan program pembinaan wasit nasional untuk memulihkan kredibilitas perwasitan di Turki, dan kehadiran Taylor dianggap penting dalam proses tersebut.
Anthony Taylor memulai karier wasit pada 2002 dan mendapatkan lisensi FIFA pada 2013. Ia memimpin 433 pertandingan di Premier League selama 16 musim dan menjadi wasit di berbagai final bergengsi termasuk Piala FA, Liga Europa, Piala Dunia Antarklub, UEFA Nations League, serta dua edisi Piala Dunia termasuk 2026.