Arsenal Tunda Beli Ezri Konsa karena Harga Tinggi dan Cedera Bek

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Arsenal belum siap memenuhi banderol sebesar 60 juta poundsterling untuk bek Aston Villa, Ezri Konsa, meski kebutuhan memperkuat lini belakang meningkat menjelang musim 2026/27, dilansir dari Bola. The Gunners akan memulai musim dengan pertandingan Community Shield melawan Manchester City, yang menjadi momentum penting bagi tim. Cedera bek utama, William Saliba dan Jurrien Timber, membuat Mikel Arteta menghadapi tantangan lebih besar di lini belakang pada awal musim, termasuk saat melawan Erling Haaland dan Manchester City.

Arsenal mempertimbangkan opsi bek baru karena cedera ini, dan nama Ezri Konsa menjadi salah satu incaran.

Namun, klub enggan membayar harga yang diminta Aston Villa, yaitu 60 juta poundsterling, karena harga pemain mapan di Premier League sering menjadi kendala di pasar transfer Inggris. Kondisi waktu yang mendesak menjelang Community Shield membuat Arsenal harus berhitung dengan cermat sebelum memutuskan pembelian.

Ezri Konsa, 28 tahun, memiliki pengalaman 231 pertandingan di Premier League dan bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan, memberikan fleksibilitas bagi pelatih Arteta. Pada musim 2025/26, Konsa selalu menjadi starter dalam 34 pertandingan bersama Aston Villa dengan persentase kemenangan duel 67 persen, termasuk 73 persen pada duel udara dan 57 persen pada duel di tanah.

Profil tersebut membuat Konsa dinilai siap beradaptasi cepat jika bergabung dengan Arsenal. Keputusan Arsenal untuk belum memenuhi banderol Konsa juga dipengaruhi oleh rencana klub mendatangkan penyerang kelas atas, di mana biaya tinggi pembelian Konsa bisa mengganggu anggaran transfer. Arsenal juga bisa memilih menunggu sampai Saliba dan Timber pulih dari cedera.

Sementara itu, Ben White dan Cristhian Mosquera disiapkan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Saliba dan Timber pada fase awal kompetisi.

Pelatih Arteta juga memiliki opsi lain seperti Piero Hincapie dan Riccardo Calafiori yang berpengalaman di beberapa posisi pertahanan sebagai alternatif jika diperlukan. Absennya Saliba menjadi kehilangan besar karena bek asal Prancis tersebut kuat dalam pertahanan dan memiliki kemampuan distribusi bola yang sangat baik, karakteristik yang sulit digantikan oleh pemain lain di Arsenal. Timber merupakan salah satu bek sayap bertahan terbaik di Eropa dengan kontribusi defensif yang penting untuk keseimbangan tim meski serangannya terbatas.

Jika White mengambil peran Timber, Arsenal dapat memanfaatkan kemampuan White membantu serangan, yang dapat memberi ruang lebih bagi Bukayo Saka dan Noni Madueke serta meningkatkan ancaman dari sisi sayap.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed