JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography
SINGARAJA - fajarbali.com | Kasus konfirmasi Baru Covid 19 yang ada di Kabupaten Buleleng, Senin (24/8/2020) dinyatakan bertambah sebanyak enam orang yang dinyatakan sebagai pasien kasus baru Covid 19 yang ada di Kabupaten Buleleng. Keenam orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid 19 sebagai pasien baru yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Paratama Giri Emas yakni berasal dari Kecamatan Sukasada, Seririt dan Kubutambahan masing-masing satu orang sedangkan tiga orang berasal dari Kecamatan Buleleng.


selalin enam orang dinyatakan terkonfirmasi kasus baru Covid 19 juga terdapat sebanyak Sembilan orang yang terkonfirmasi Covid 19 dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan baik yang ada di RS Pratama Giri Emas atau RSUD Singaraja. Hal itu diungkapkan oleh Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng Ketut Sweca saat memberikan ketarangan pers sore. Menurut Sweca pasien yang dinyatakan terkonfirmasi baru sebanyak enam orang dimana semua pasien baru Covid 19 dirawat di RSUD Singaraja.
”Secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 311 orang dengan rincian, sembuh sebanyak 257 orang, kasus meninggal tetap sebanyak 3 orang dan sedang dirawat di Buleleng sebanyak 51 orang. Sedangkan untuk kasus suspek kumulatifnya sebanyak 526 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 142 orang, discarded sebanyak 238 orang, suspek masih dipantau sebanyak 134 orang, probable sebanyak 12 orang,”jelas Sweca. Dilain sisi menurutnya perkembangan kasus kontak erat di Buleleng mengalami peningkatan menjadi 4.151 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 159 orang, discarded 3.117 orang, karantina mandiri sebanyak 769 orang, kontak erat menjadi suspek sebanyak 106 orang.
”Kasus konfirmasi non suspek/kontak erat tetap berjumlah 10 orang, sama halnya dengan jumlah kumulatif pemantauan dan berakhir masa pantau terhadap pelaku perjalanan wilayah terjangkit dan wilayah transmisi lokal tetap berjumlah 4.222 orang,”tuturnya lagi.Selain itu, Ketut Suweca juga menerangkan permohonan Surat Keterangan (Suket) tempat ibadah aman dari Covid-19 yang diajukan bertambah sebanyak 2 permohonan. Sehingga total permohonan suket hingga hari ini berjumlah 134 permohonan. Kemudian suket yang sudah ditandatangani serta permohonan yang sedang dievaluasi tetap berjumlah 125 dan 48 permohonan.
Dilain sisi menurut Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa saat dikonfirmasi terpisah menyebutkan dimana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singaraja merupakan rumah sakit rujukan Kementrian kesehatan (Kemenkes) dimana kata Suyasa Rumah Sakit Pratama merupakan rumah sakit cadangan terhadap pasien terkonfirmasi Covid 19 bila nantinya RSUD yang menggunakan ruang Lely dan ruang Mahotama RSUD Sngarja.
”Dulu sempat dilakukan dengan focus di RS Pratama kemudian dengan adanya refisi lima akhirnya RSUD Buleleng kembali digunakan sebagai penanganan kasus Covid 19. Kalau asitomatik dilakukan isolasi dirumah dan yang mengalami suspek atau sitomatik dilakukan perawatan di RSUD baik di ruang Lely atau Mahotama,”ucapnya. Bahkan lanjut Suyasa sempat dilakukan focus dalam penanganan pasien terkonfirmasi Covid di RS Pratama dengan alasan pasien biasa tidak berani berobat ke RSUD namun setelah di fokuskan namun untuk pasien terus mengalami penurunan sehingga RSUD kembali digunakan sebagai penanganan pasien terkonfrmasi Covid 19.
”Memang dulu sempat ada konplik antara pasien biasa dan Covid sehingga para pasien tidak mau ke RSUD namun setelah dilakukan penanganan focus memang penurunan terhadap pasien di RSUD terus terjadi sehingga RSUD kembali digunakan sebagai penanganan pasien Covid 19 utamanya yang mengalami sedang dan berat,”tutup Suyasa. (ags).