BULELENG
Typography
SINGARAJA - fajarbali.com | Setelah melewati beberapa tahapan pelaksanaan lelang jabatan pimpinan tinggi pratama untuk tiga SKPD di lingkup pemkab Buleleng dibuka, terhitung Jumat (24/8/2020) lalu hingga kini telah dilakukan perekapan nilai para calon peserta lelang jabatan sebanyak 14 orang.


Dimana sebanyak 14 orang yang mengikuti lelang jabatan untuk tiga SKPD yakni empat orang peserta lelang jabatan untuk Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, empat orang calon yang memperebutkan posisi Dirut RSUD Buleleng dan sebanyak enam orang yang memperebutkan posisi Kadis Sosial Kabupaten Buleleng dimana semuanya akan diurut tiga besar setiap para calon pimpinan SKPD yang ada sebelum hal itu akan diajukan ke Bupati Buleleng. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, Gede Wisnawa saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2020).
Menurut Wisnawa masing-masing peserta di tiga SKPD yang mengikuti lelang jabatan itu telah di urut nilainnya untuk menjadi tiga besar kemudian hal itu akan dilanjutkan untuk diusulkan ke Bupati Buleleng.”Kita sekarang sedang menjumlahkan nilai dari masing-masing peserta kemudian kita urutkan menjadi tiga besar. Orang yang tidak masuk tiga besar tetap akan dicatatkan namun hal itu tidak diusulkan oleh bupati ke Kementrian Pendayagunaan Aperatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN) RI,”jelas Wisnawa. Dari usulan tiga besar untuk tiga pimpinan SKPD artinya ada lima orang calon pimpinan SKPD yang mengikuti lelang jabatan tidak diusulkan kepemerintah pusat artinya sebanyak lima orang dinyatakan gugur dari 14 orang yang mengikuti lelang jabatan.
”Setelah kita urutkan semuanya kita laporkan kepada bupati namun pengusulan kepemerintah pusat hanya sampai tiga besar saja. Seperti untuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Oalah Raga (Disdikpora) dan Dirut RSUD Singaraja masing-masing peserta lelang jabatan empat orang dimana sebanyak tiga besar diusulkan dan satu tidak diusulkan sedangkan untuk Dinas Sosial yang mana pesertanya enam orang artinya tiga tiga orang nantinya diusulkan dan tiga orang tidak akan diusulkan oleh bupati,”lanjutnya.
Dikonfirmasi kapan akan disampaikan penjumlahan nilai perolehan para peserta kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana? Wisnawa mengakui dalam penyampaian perolehan nilai akan dilakukan minggu ini sehingga dalam pengajuan ke pemerintah pusat segera dilakukan dengan cepat.”Kita usahakan sampaikan minggu ini sehingga dengan cepat akan diusulkan ke ke MenPAN sehingga penunjukan segera dilakukan dan pelantikan juga cepat dilaksanakan,”tutupnya. Untuk diketahui pengisian tiga jabatan pimpinan dilakukan lantaran sejumlah pejabar telah memasuki masa pensiun dan juga akibat mutasi jabatan di lingkup Setda Buleleng.
Seperti jabatan Kadisdikpora Buleleng lowong sejak April 2020 lalu, karena pejabat sebelumnya Gde Dharmaja memasuki masa pensiun. Selama tiga bulan terakhir jabatan Kadisdikpora Buleleng diisi oleh Sekretaris Dinas I Made Astika sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Sedangkan untuk pimpinan tinggi pratama lainnya yakni Kepala Dinas Sosial dan Dirut RSUD Buleleng mulai kosong karena dimutasi sejak 15 Juli lalu oleh Bupati Buleleng.
Dimana, posisi Kadis Sosial yang sebelumnya dijabat I Gede Sandhiyasa menjadi lowong setelah digeser sebagai Kadis Perhubungan. Kemudian untuk posisi Dirut RSUD Buleleng juga kosong lantaran pejabat sebelumnya, dr Gede Wiartana digeser menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Buleleng. (ags).