JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BULELENG
Typography

SINGARAJA-fajarbali.com | Sungguh tragis yang dilakukan oleh seorang pelajar berinisial PSW (16) seorang pelajar salah satu SMA di Busungbiu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pelafon rumahnya.

Korban yang belum diketahui penyebab gantung diri itu ditemukan pertama kali oleh orang tuanya bernama Made Sutila (58) dalam keadaan tergantung di plafon rumahnya yang beralamat di Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu dengan menggunakan selendang warna merah corak batik, Minggu (7/9/2018) siang.

Menurut informasi yang sempat dikumpulkan, saat itu orang tua korban sekitar pukul 11.00 wita hendak masuk ke dalam kamar namun sesampai di ruang tamu ayah korban Sutila melihat anak kesayangannya itu tergantung di plafon rumah yang terbuat dari bambu. Saat melihat korban, Sutila merasa kaget dan tidak bisa berbuat banyak dan setelah melihat anaknya langsung keluar rumah untuk meminta tolong kepada tetangga dekat.

”Saat itu saya hendak masuk ke dalam kamar begitu saya jalan namun saya melihat anak saya sudah dalam keadaan tergantung di plafon rumah saya dan saat itu saya kaget dan langsung keluar rumah untuk meminta tolong dan akhirnya anak saya diturunkan dan kami melaporkan kejadian itu kepada Mapolsek Busungbiu,”katanya.

Kapolsek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi saat dikonfirmasi mengatakan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis Puskesmas Busungbiu di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

”Dari hasil periksa yang dilakukan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ada di tubuh korban untuk sementara korban murni meninggal akibat gantung diri,” katanya.

Dikonfirmasi penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya, Muliadi mengaku hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab korban gantung diri.

”Dari hasil lidik sementara kami belum mengetahui secara pasti kenapa korban melakukan hal nekat gantung diri namun hal itu masih kami dalami lebih lanjut,” jelasnya lagi.

Bahkan, lanjut Muliadi pihak keluarga telah menerima kejadian itu sebagai musibah yang dialami oleh korban.”Kini pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan kini jenazah korban telah disemayamkan dirumah duka,” tutupnya. (ags)