JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Pecalang Dari 169 Desa di Buleleng Dilatih Sigap

BULELENG
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Ratusan pecalang perwakilan dari 169 desa pakraman di Buleleng dilatih untuk sigap dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai garda terdepan desa pakraman.

Mereka pun dilatih selama dua hari penuh yakni dari tanggal 5 hingga 6 Nopember 2018 oleh Dinas Kebudayaan, untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terkait dengan tugas yang diemban. Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Gede Komang ditemui di sela-sela pelatihan, Selasa (6/11/2018) di Puri Sasana Budaya mengatakan, pelatihan itu dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada pecalang terkait rambu pengamanan saat dilakukan upacara keagamaan.

”Selama ini ada isu pecalang itu sedikit arogan, untuk menghindari hal itu perlu ada klarifikasi dan pematangan, apa rambu dan sepat siku yang harus dipegang oleh pecalang saat kegiatan upacara keagamaan,” ujarnya. Dinas Kebudayaan pun mendatangkan khusus narasumber dari Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Buleleng, Polres Buleleng dan dari Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng.

Gede Komang pun menjelaskan dalam pelatihan ini kedepannya pecalang diharapkan dapat melayani masyraakat dneegan sopan santun, beretika dalam mengamankan giat uacara keagamaan. Selain itu mereka juga akan mendapatkan pengetahuan dari Polres Buleleng, dalam menangani potensi keributan dalam pengamanan yang dilakukan.

”Jangan sampai saat terjadi keributan dalam melaksanakan tugas, pecalang tak dapat berbuat banyak karena tak dibekali pengetahuan dan keterampilan khusus soal itu,” imbuh dia. Pecalang yang juga polisinya desa, juga diharapkan berperan maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban desa. Termasuk menangkal dan meredam isu yang dapat membuat masyarakat desa resah dan terprovokasi.

Sementara itu Asisten II Pemkab Buleleng, Ni Made Rousmini mewakili Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, mengapresiasi langkah Dinas Kebudayaan untuk meningkatkan keprofesionalan pecalang.”Kami mengapresiasi dan untuk polisinya desa pakraman pecalang juga mitra pemerintah daerah. Harapan kami kedepannya pecalang lebih profesional dalam memahami tugas dan fungsinya sebagai petugas keamanan di desa itu sendiri,” ungkapnya. (ags)