BULELENG
Typography

SINGARAJA-fajarbali.com | Sungguh malang yang dialami Ketut Buda (52) asal Dusun Batu Lumbang, Desa Penutukan, Kecamatan Tejekula. Ia tewas setelah tertimbun senderan setinggi 3,5 meter di tempatnya bekerja di sebuah villa baru yang ada di Dusun Tegal Sumaga, Desa Tejakula Kecamatan Tejakula.

Menurut informasi yang sempat dikumpulkan, peristiwa itu terjadi pada Senin (7/1/2019) sekira pukul 07.00 wita. Korban yang berprofesi sebagai tukang itu sedang bekerja membuat teras tangga di villa bersama rekannya bernama Gede Suarsana. Saat ia sedang bekerja tiba-tiba senderan tempat dirinya bekerja ambruk dan korban menimbunnya, sedangkan saksi Suarsana berhasil menyelamatkan diri dengan meloncat dari senderan pemakan korban tersebut.

”Memang korban dan salah satu temannya melakukan pengerjaan di lokasi tersebut kemudian tiba-tiba sendaran villa itu ambruk. Korban tidak sempat menyelamatkan diri sedangkan temannya berhasil menyelamatkan diri dengan melompat,”terang Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi.

Setelah kejadian itu, sejumlah rekan korban bersama dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Buleleng segera melakukan evakuasi. Mayat korban baru berhasil dievakuasi satu jam kemudian dalam kondisi mengenaskan.

”Setelah korban diketahui tertimbun senderan, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama teman korban dan dibantu para warga masyarakat melakukan evakuasi terhadap korban. Selang satu jam kemudian korban ditemukan telah meninggal dunia,”jelasnya lagi.

Sementara itu, saat ini polisi masih melakukan pendalaman dengan melaksanakan penyelidikan. Upaya awal dilakukan dengan mendengarkan saksi-saksi termasuk melakukan olah Tempat kejadian Perkara (TKP).”Dua saksi telah dimintai keterangan, saksi pertama Gede Suasana dan Saksi kedua I Gde Pariatna, keduanya merupakan teman korban yang bekerja di Villa itu,” Imbuh Sumarjaya. (ags)