JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA - fajarbali.com | Untuk meningkatkan gerakan gemar membaca, Remaja Kelurahan Loloan Timur Kecamatan Jembrana, menggagas dan mendirikan Rumah Baca. Gerakan gemar membaca ini, sebenarnya sudah lama dirintis. Kendati dengan keterbatasan sarana, Rumah Baca Loloan (RBL) sudah  bisa terwujud dengan berlokasi di rumah panggung. 

Sebelumnya RBL masih terkendala sarana buku. Namun sekarang jumlah buku yang ada sudah lebih dari cukup, meskipun masih diperlukan buku-buku yang bagus dan lebih berbobot. Sebenarnya rumah baca ini, tidak hanya digemari kalangan remaja, tetapi juga sejumlah kalangan anak-anak juga banyak berdatangan. 

 

Mantan Koordinator Remaja Loloan Timur, Muztahidin, Rabu (5/8/2020) kemarin mengatakan gagasan rumah baca ini tiada lain untuk meningkatkan minat baca terutama di kalangan anak-anak dan kalangan remaja. “Melihat banyak kalangan pemuda yang hanya nongkrong  sehingga muncul ide, sambil nongkrong juga diberikan fasiliitas buku agar, menumbuhkan minat baca,” ujarnya. Dia menyadari minat baca masyarakat sekarang bisa dikatakan menurun, sehingga perlu ada gerakan untuk memompa supaya menumbuhkan gerakan membaca. “Memang pertama, sulit untuk memulai membaca, tetapi hal ini harus dibiasakan supaya terbiasa,” ujar Muztahidin yang juga Kaling Loloan Timur. 

Sekarang ini RBL , sudah bagus pengelolaannya. Bahkan beberapa tenaga relawan termasuk salah seorang pustakawan sudah bersedia menata RBL menjadi lebih baik. Bahkan sekarang ini setiap minggu di RBL sudah mulai rutin melakukan kegiatan menggambar dan mewarna gambar yang diikuti anak-anak tingkat TK dan SD dengan jumlah terbatas. Tentu kegiatan ini sebagai sarana pemikat, supaya anak anak mau datang dan mengenal lebih dekat dengan rumah baca.  Kegiatan itu pun tetap mengedapankan dan menerapkan protokol kesehatan. 

 

Meskipun telah memiliki lokasi tempat, tapi masih ada beberapa yang kurang. Banyaknya buku, sehingga perlu penambahan sarana rak buku. Dia berharap ada bantuan untuk memberikan sarana pembuatan tempat pemajang buku. Selain bantuan buku, harapannya kepada Gubernur Bali, agar membantu sarana tempat buku agar gagasan rumah baca ini, tidak berhenti sampai disini. (prm).