JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography
NEGARA - fajarbali.com | Banjir merendam rumah-rumah penduduk di Dusun Munduk dan Kelapa Balian, berdampak pada air bersih. Air sumur yang dimiliki warga tercemar, lantaran air masih menggenangi di beberapa rumah, hingga Selasa (13/10/2020). Bahkan jalan desa yang ada di sana,masih digenangi air , akibat banjir yang dimulai sejak Minggu (11/10/2020). 




Harapan warga agar mendapati bantuan air bersih direspon oleh Pemkab Jembrana , melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana. Satu tangki air bersih disalurkan ke ratusan warga yang membutuhkan air bersih , akibat dilanda banjir. " Untuk hari ini (Selasa, 13/10/2020) satu tangki buat warga yang terdampak banjir dan membutuhkan air bersih," ujar Plt Kalaksa BPBD Jembrana , IGN Darma Putra, saat dikonfirmasi usai penyaluran air bersih , Selasa (13/10/2020). Penyaluran air bersih akan dilanjutkan pada Rabu (14/10/2020).

Pendistribusian air bersih terus dilakukan sejak Senin (12/10/2020). Air bersih tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang rumahnya kebanjiran. Sejumlah sumur warga banyak yang kotor, sehingga pengiriman air bersih perhari adalah satu tangki berisi 5000 liter. Dia membenarkan, setelah dilanda banjir dan merendam rumah penduduk, warga di Banjar Munduk Kedunen dan Kelapa Balian, melakukan bersih bersih. Salah seorang warga mengaku beberapa peralatan rumah tangga , baju dan kasus basah kuyup. 




Sebelumnya Perbekel Pengambengan Kamaruzaman berharap adanya bantuan air bersih dari Pemkab Jembrana sampai warganya dapat kembali memanfaatkan air sumur mereka  "Sekarang masih kotor,  mudah-mudahan dapat segera bersih," harapnya. Dia memberikan 

solusi jangka panjang untuk mengantisipasi banjir. Usulnya agar pembuatan drainase tembus ke kolam labuh, sehingga banjir yang datang akan lebih cepat surut. Sebelumnya memang ada saluran drainase lama , tetapi harus dilakukan normalisasi dan dilakukan koordinasi berbagai pihak. (prm).