JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography
NEGARA - fajarbali.com | Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna kembali turun turun langsung ke masyarakat, Jumat (30/4/2021). Tentu ingin mengetahui fakta serta kondisi di lapangan. Agenda turun ke lapangan di antaranya mengecek  Mall Pelayanan Publik, Launching Dokter Kakao (Desa Candikusuma), Penyerahan bantuan berupa alat gerak (kecamatan Melaya), mengunjungi TPK Sapi (Desa Melaya Krajan) dan Launching alat Point of Sales (POS) di Kelurahan Gilimanuk bertempat di Anjungan Betutu Gilimanuk.



Bupati Tamba selalu mengingatkan agar setiap menemui masalah, OPD yang terkait dituntut untuk dapat menyelesaikan masalah dan tugas yang dikerjakan dengan cepat dan tepat. Seperti minggu sebelumnya, turun ke masyarakat dengan menaiki sepeda motor sudah menjadi kebiasaannya.

“Mengawali kegiatan kali ini, kami terlebih dahulu mengunjungi Mall Pelayanan Publik. Disana kita lihat dan mengecek bangunan yang ada. Dari anggaran yang sudah disediakan, kita cek dan kaji ulang apakah sudah cukup untuk kebutuhan dari Mal Pelayanan Publik itu. Kalau pengerjaan bangunan fisik itu masih gampanglah, yang sulit itu SDMnya. Jangan sampai bangunan sudah megah tapi SDMnya tidak bisa bekerja dengan baik, itu yang masih kita siapkan,” tegas Tamba.

Baca Juga :
Ny. Seniasih Giri Prasta Tinjau Perkembangan “Hatinya PKK” di Basangkasa
Sekda Adi Arnawa Terima Kasubdit Fasilitasi Kawasan Perkotaan Kemendagri, Apresiasi Komitmen Badung Terhadap Digital Teknologi


Melanjutkan kunjungannya dari Mal Pelayanan Publik, Bupati Tamba bersama rombongan menuju tempat launching Dokte kakao di Desa Candikusuna. Menurut Tamba dengan dilaunchingnya Penyuluh atau Dokter Kakao ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kakao di Jembrana.

“Kita tahu kakao Jembrana sudah mendunia dengan rasa spesial yang sudah diakui kualitasnya. Dengan adanya pendampingan dari 15 dokter kakao yang diambil tiga orang tiap kecamatan yang ahli dalam bidang kakao ini, masyarakat khususnya petani kakao diharapkan lebih mudah dalam melakukan perawatan dan pengembangan produktivitas kakao yang baik. Jadi petani kakao yang ingin lebih tahu cara merawat kakao yang baik jangan ragu untuk minta pendampingan dari tim dokter kakao. Pada hewan ada dokter hewannya, nah di kakao pun ada dokternya” terangnya

Bicara tentang hewan, bersama rombongan Bupati Tamba juga mengunjungi salah satu TPK Sapi di Desa Melaya Krajan dimana sapi yang ada di tpk tersebut merupakan binaan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Jembrana. dari kunjungannya dari total  43 ekor sapi yang ada sekitar 50% nya terlihat kurus, Bupati Tamba menyampaikan kepada dinas terkait untuk segera menyelesaikan permasalhan itu.

Selain itu, Bupati Tamba juga menyerahkan beberapa bantuan kepada para tuna daksa yang mengalami cacat fisik, sebanyak 63 penerima bantuan berupa alat gerak (kursi roda, tongkat ketiak, walker dan tripod). (prm)