JEMBRANA
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Operasi gabungan yang terdiri personil Sat Pol PP, Polres Jembrana, Kodim 1617 Jembrana, Dishub dan dinas terkait lainnya digelar di depan Kantor Bupati Jembrana, Selasa (25/6/2019).

Seluruh kendaraan dari bua AKAP, AKDP, mobil pribadi , pengendara roda dua, yang melintas di jalan Sudirman Negara dibelokan ke arah depan Kantor Bupati Jembrana. 

Dari pantauan kemarin, polisi termasuk Sat Pol PP  melakukan pemeriksaan ketat mulai dari surat surat kendaran hingga KTP. Petugas memeriksa sejumlah barang bawaan yang ada dalam kendaraan roda empat maupun roda dua. Bahkan alam oprasi gabungan tersebut, petugas berhasil menemukan sebanyak 14 pelanggaran KTP, 11 pelanggaran lalulintas dan 2 pelanggaran ijin trayek serta 2 pelanggaran kir.

Kasat Pol PP Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budi seusai oprasi gabungan tersebut menyampaikan operasi ini keterkaitan dengan masalah kependudukan. Operasi gabungan ini juga untuk mengantisipasi masuknya penduduk pendatang tanpa identitas atau KTP ke Bali. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya penduduk pendatang tanpa identitas atau KTP ke Bali.

"Selain itu kita juga akan melakukan yustisi ke kos-kosan atau rumah kontrakan di Jembrana,” katanya. Bagi duktang yang masuk ke Bali diharapkan harus melengkapi dengan identitas tetutama KTP.

Bahkan , operasi gabungan juga untuk mengantisipasi masuknya barang barang berbahaya dan terlarang lainnya ke Bali. Para pelanggar KTP jumlahnya 14 orang , di antaranya 11 tanpa KTP, 3 KTP mati dan mereka langsung jalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Negara. (prm)