JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan,  para gelandangan dan pengemis (gepeng) mulai ramai menyerbu Kota Negara. Keberadaan mereka mulai dikeluhkan dan menginformasikan kepada petugas Sat Pol PP Jembrana supaya ditertibkan. Akhirnya mereka berhasil dijaring Sat Pol PP Jembrana saat beraksi di Pasar Senggol Kota Negara, Minggu (14/7/2019) malam.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibum Tranmas) Satpol PP Jembrana, I Kadek Agus Arianta dikonfirmasi Senin (15/7) mengatakan pihaknya sebelumnya mendapat laporan dari masyarakat tentang banyaknya  para gepeng menyerbu Kota Negara.

Sebanyak 11 gepeng yang berhasil ditertibkan, yakni 2 orang mengaku dari Munti Gunung dan 9 lainnya dari Pedahan, Kecamatan Kubu, Karangasem. Semuanya ketika diperiksa, tidak membawa identitas apapun. Mereka mengajak 4 anak-anak, seorang balita dan dua orang bayi berusia baru 8 bulan. “Kami harus kejar-kejaran di pasar untuk bisa mengamankannya” ujarnya. Saat diperiksa, mereka tutup mulut. Tak hanyadi pasar Senggol, para gepeng juga menyasar ke pemukiman warga. “

Sejak awal Liburan lalu dia datang mengemis ke Negara. Tinggalnya di emperan toko” jelasnya.. Sebelas gepeng ini selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Jembrana untuk dipulangkan. “Mereke musiman. Biasanya rutin sebelum hari raya dan membandel. Tiga hari setelah dipulangkan balik lagi” terangnya.

Sementara Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Jembrana, IB Kade Biksa mengakui gepeng yang dipulangkan sudah seringkali dipulangkan, lalu kembali lagi.  “Dinas Sosial tidak bisa menindak, tapi nyatanya mereka membandel. Ini harus ada penindakan tegas, apalagi ada yang mengemis sambil mengajak anak yang masih balita,” jelasnya. (prm)