JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA - fajarbali.com | Sebanyak 189 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) diserahkan kepada para petani di Jembrana, yang dipusatkan di Gedung Kesenian Ir  Soekarno. Sabtu(30/11/2019). Selain bantuan berupa Alsintan, Bupati I Putu Artha yang didampingi Wabup I Made Kembang Hartawan juga memberikan bantuan bibit ternak dan kartu tani. Tampak hadir Ketua Komisi II DPRD, I Ketut Suastika 

 

dan anggota, Sekda I Made Sudiada serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, I Wayan Sutama serta para pimpinan OPD juga diserahkan bantuan bibit ternak dan Kartu Tani kepada subak-subak yang tersebar di Kabupaten Jembrana.

 

Kadis Pertanian dan Pangan I Wayan Sutama menyampaikan bantuan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Jembrana, Propinsi dan APBN. Bantuan itu berupa perbaikan infrastruktur pertanian, bantuan benih tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan, bantuan bibit ternak, bantuan pupuk, bantuan alsintan dan lainnya. “Bantuan bersumber dari anggaran  APBN sebanyak 175 unit, APBD Kabupaten Jembrana sebanyak 14 unit alsintan, bibit ternak sapi Bali betina sebanyak 41 ekor untuk 2 kelompok tani ternak, Kambing PE sebanyak 440 ekor untuk 10 kelompok serta bibit babi persilangan sebanyak 200 ekor untuk 5 kelompok tani ternak, “ujarnya.

 

 Selain Alsintan dan bibit ternak, kata Sutama juga subak-subak di Jembrana diserahkan Kartu Tani. “sampai saat ini para anggota subak akan menerima Kartu Tani. “Penerbitan kartu Tani ini merupakan kerjasama pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dengan dengan salah satu bank. Namun sampai saat ini anggota subak di Jembrana baru menerima dan telah dicetak Kartu Tani sebanyak 5282 kartu, “jelasnya.

 

Sementara Bupati Artha menegaskan, bagi para penerima bantuan agar menjaga, memelihara serta memanfaatkan bantuan itu dengan baik. “Anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pusat dan Kabupaten ini nilainya cukup besar. Namun demikian, bantuan ini sejatinya untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat secara luas. Untuk itu saya minta bantuan ini agar benar-benar di jaga, di pelihara, di rawat serta difungsikan dengan baik dan benar sehingga mampu memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat khususnya penerima bantuan itu sendiri. “harapnya.

 

Kepada para kelian subak, Bupati Artha dengan tegas minta untuk menjaga alih fungsi lahan pertanian. “Alih fungsi lahan pertanian sampai saat ini terus terjadi. Jika tidak diawasi secara ketat akan dikhawatirkan lahan sawah akan semakin menyempit. Saya tegaskan kepada para kelian subak, alih fungsi lahan pertanian khususnya sawah sebelumnya harus ada rekomendasi dari kelian subak itu sendiri, bukan sebaliknya dari para pengembang, “tegas Artha.(prm).