JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Villa Sahaja Sawah Diduga Langgar Sepadan Sungai

TABANAN
Typography

TABANAN-fajarbali.com | Sebuah villa di Banjar Kelecung Kaja, Desa Tegalmengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan diduga berdiri dengan melanggar sepadan sungai mencapai 3,5 meter.

Hal tersebut membuat geram sejumlah masyarakat setempat. Pasalnya villa yang bernama Villa Sahaja Sawah tersebut dibangun sekitar 3,5 meter dari pinggir Sungai Pangkung Timus. Parahnya lagi dalam proses pembangunan ada pembangunan beton yang menjorok ke dalam sungai sehingga mengganggu jalannya air dan terjadi pengikisan di pinggir sungai.

Hal tersebut diakui oleh Ketua BPP (Badan Pengelola Pariwisata) Tegalmengkeb Seltim Made Rusnawa, menyikapi permasalahan tersebut dirinya akan mengkroscek langsung untuk memastikan apakah laporan dari warganya bahwa Villa Sahaja Sawah telah melanggar sepadan sungai. Sebab menurutnya pihak villa mengklaim bahwa bangunan tersebut sudah sesuai ukuran tanahnya.

"Saya akan kroscek untuk memastikan kalau bangunan villa tersebut, sebab pihak villa sudah sesuai bangunannya," ungkapnya Senin (22/10/2018).

Pihaknya juga mengakui, kalau dirinya bersama desa sudah memberitahukan kepada pihak villa, kalau pembangunannya jangan sampai melewati batas kepemilikan, dan dirinya juga sudah menganjurkan untuk membuat sepadan kurang lebih 1 meter untuk pengguna jalan kaki.

"Saya sudah anjurkan ke villa untuk membuat jalan, jangan sampai masyarakat jalan melewati areal villa, dan pihak villapun sudah menyanggupinya. Tetapi kenyataannya setelah selesai ada laporan dari masyarakat bangunan yang menjorok ke bibir sungai," tandasnya.

Tidak hanya itu saja Rusnawa juga menambahkan adanya bahan meterial yang jatuh ke sungai, pihak villa sesuai perjanjian mengatakan kalau akan dibersihkan kembali.

"Tetapi kalau Villa Sahaja Sawah melanggar kesepakatan maka pihaknya akan menuntut kalau dia ingkar dari perjanjian, sebab proyek villa ini terus berjalan" paparnya. (kdk)