JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI - fajarbali.com | Wabah virus corona kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Bangli. Kali ini, satu lagi korban meninggal akibat keganasan covid-19, yakni seorang laki-laki warga Banjar Abuan Kauh, Desa Abuan, berinisial I Wayan D S, Selasa (4/8/2020) malam. 

Korban yang diketahui meninggal di rumahnya tersebut direncanakan dikremasi sesuai protokol penanganan korban covid di Krematorium Bebalang, Bangli, Rabu (5/8/2020) sekitar pukul 20.00. Setelah terkonfirmasi meninggal dan positif, jenazah kemudian dijemput dan dievakuasi untuk dititipkan di Kamar Jenazah RSU Bangli. Karenanya proses kremasi diawali dengan penjemputan jenazah dari RSU Bangli oleh tim dari BPBD Bangli menuju Krematorium. 

 

Kepastian kremasi terhadap korban meninggal ketiga yang terpapar corona di Bangli ini sesuai Surat Perintah Tugas dari Bupati Bangli I Made Gianyar selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli Nomor 11/08/GTPP/2020 tertanggal 5 Agustus 2020. Dalam surat itu, Ketua Gugus Tugas memerintahkan pada lima tim bawahannya meliputi, Tim penanganan jenazah dari Kodim/1626 Bangli, tim dari Polres Bangli, tim dari RSUD Bangli, dari BPBD Bangli, serta tim penanganan jenazah dari Dinas Kesehatan Bangli. 

 

Dikonfirmasi, Kepala BPBD Bangli, Ketut Gde Wiredana membenarkan jika dirinya bersama timnya mendapat tugas dalam penjemputan jenazah yang terkonfirmasi positif covid dari RS Bangli menuju Krematorium Bebalang. "Saat ini tim kami sudah bersiap dan sudah berada di RS Bangli, persiapan evakuasi," ungkapnya.

 

Sementara Humas GTPP Bangli, I Wayan Dirgayusa juga membenarkan adanya tambahan korban meninggal dunia karena terkonfirmasi positif corona. Disampaikan, korban meninggal Selasa malam, dan akan dikremasi Rabu malam juga sesuai protokol covid. Namun terkait riwayat penyakit korban, yang bersangkutan belum bisa memberikan keterangan dengan jelas lantaran masih disibukkan melakukan persiapan kremasi tersebut. 

 

Untuk diketahui, hingga kini, sudah ada tiga warga Bangli yang terkonfirmasi menjadi korban keganasan virus corona yang berakhir meregang nyawa. Sebelumnya seorang

lansia usia 80 tahun dari Desa Undisan, Kecamatan Tembuku dan seoarang warga dari Banjar Ulundanu, Songan, Kintamani yang juga mengalami hal yang sama. Untuk akumulasi kasus, hingga Rabu (5/8/2020) tak ada penambahan kasus baru. Total kasus corona di Bangli mencapai 367 orang. Rinciannya, 26 orang masih dalam perawatan dan  339 orang sudah dinyatakan sembuh. (arw)