JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography
BANGLI-fajarbali.com | Perencanaan pembangunan kedepan, tidak boleh asal-asalan atau sekedar kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sehingga tidak memberikan pengaruh signifikan pada masyarakat. Untuk itu, perencanaan pembangunan harus benar-benar dipilih berdasarkan skala prioritas serta mendukung pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan sesuai kewenangan dan tupoksi masing-masing perangkat daerah.

Hal ini ditegaskan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE., saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Bangli tahun 2022, Rabu (31/3/2021) di ruang Krisna Kantor Bupati Bangli. Hadir pula saat Musrenbang tersebut, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, S.ST.Par, Sekda Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra, MM., Anggota DPRD Bangli I Kadek Satria Yuda, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bangli DR. I Putu Ganda Wijaya, S.Sos.,MM. serta pimpinan OPD melalui zoom meeting.

Baca Juga :
Bupati Tamba Presentasikan Potensi Kelautan Jembrana di Jakarta
Warga Karangasem Yang Mengurus Akte Kematian Masih Rendah


Disampaikan, tema pembangunan tahun 2022 tersebut yakni peningkatan "Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan Pelayanan Dasar, Perekonomian dan Kualitas Infrastruktur Yang Berwawasan Lingkungan dengan Didukung Oleh Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif dan Efisien". Dengan tema itu, diharapkan nantinya pertumbuhan yang menjadi pendorong bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ASN mempunyai integritas dan etos kerja yang dilandasi semangat kerja gotong royong dalam rangka pengelolaan dan pemanfaatan potensi daerah.

“Memajukan budaya Bangli dari hulu hingga hilir dan menjadikan budaya Bangli sebagai hulu pembangunan yang menjiwai segala aspek pembangunan Bangli,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati berkomitmen memelihara dan melestarikan keagungan alam Bangli menjadikan taksu Bangli sehingga alam Bangli menjadi harmonis dengan mengembangkan tata kehidupan krama Bangli berdasarkan nilai-nilai filsafat sehingga dapat menampilkan jati diri yang penuh integritas.  

“Kaitan dengan itu, Musrenbang Kabupaten merupakan forum yang sangat strategis serta diharapkan mampu menjawab permasalahan-permasalahan dengan mindset tidak lagi money follow function melainkan harus sudah berubah menjadi money follow program priority,” jelasnya.

Untuk itu, kegiatan yang direncanakan tidak boleh asal-asalan atau sekedar kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sehingga tidak memberikan pengaruh signifikan pada masyarakat. Melainkan harus benar-benar dipilih berdasarkan skala prioritas dan benar-benar mendukung pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan sesuai kewenangan dan tupoksi masing-masing perangkat daerah.

“Musrenbang RKPD ini merupakan momen yang sangat penting dan strategis dalam upaya menyusun prioritas pembangunan tahun 2022 untuk mewujudkan masyarakat Bangli menuju era baru,” tegasnya.

Sementara Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bangli DR. I Putu Ganda Wijaya, S.Sos.,MM., dalam laporannya mengatakan, tujuan pelaksanaan Musrenbang RKPD sesuai pasal 95 Permendagri 86 tahun 2017 antara lain untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah, menyepakati prioritas pembangunan daerah dan menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi.

“Rumusan prioritas dan sasaran pembangunan daerah tahun 2022 beserta pagu indikatifnya hari ini akan didiskusikan kembali untuk mendapatkan masukan-masukan konstruktif terutama masukan dari delegasi kecamatan dan dari pimpinan OPD,” jelasnya.

Dari masukan-masukan yang diberikan, diharapkan dapat mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas di tahun 2022. (ard)