JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography
BANGLI-fajarbali.com | Operasi tim gabungan cipta kondisi (cipkon) dengan melibatkan TNI untuk memeriksa kendaraan roda empat maupun roda dua kian digencarkan jajaran Polres Bangli. Kegiatan penyisiran ini,  juga dilakukan pada malam hari. Seperti yang dilakukan pada Senin (5/4/2021) malam. Hal ini diakui Kapolres Bangli, AKBP. I Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi, Selasa (6/5/2021).

“Operasi cipkon  berupa razia gabungan dilakukan pada malam hari dalam rangka mengantisipasi masuknya pelaku atau jaringan terorisme dan narkoba di wilayah Bangli,” ungkap Kapolres Bangli.

I Gusti Agung Dhana Aryawan menambahkan, operasi akan dilaksanakan secara bergilir menyasar empat kecamatan di Bangli. Kegiatan dimulai dari wilayah Kecamatan Susut tepatnya di Jalan Raya Kayuambua - Tampaksiring depan toko Indomart Kayuambu digelar mulai Pukul  19.45 sampai dengan  20.30. Sedikitnya, 10 kendaraan roda empat dan roda dua 12 unit diperiksa. Selanjutnya Pukul  20.00 hingga 21.00 dilanjutkan di wilayah hukum Polsek Kota Bangli, bertempat di Jl. Merdeka tepatnya di depan Kantor Koramil 1626-01 Bangli. Kendaraan pemotor yang diperiksa sebanyak 15 unit roda empat dan 40 unit roda dua.

Baca Juga :
Wabup Patriana Serahkan Bedah Rumah Bantuan BUMDes
Suyasa Terima Audiensi LPK PJB, Siap Fasilitasi Masyarakat yang Ingin Bekerja ke Jepang


Kemudian Pukul  20.00 hingga 21.00, beralih ke wilayah Kintamani, bertempat di Jl. Raya Kintamani tepatnya depan Alfamart Kintamani. Dalam kegiatan telah memeriksa 15 unit roda empat dan 10 unit roda dua. Terakhir Pukul 21.00 sampai dengan pukul 22.00 di wilayah Tembuku. Bertempat di depan Kantor Camat Tembuku, Jl Besakih. Kendaraan pemotor yang berhasil diperiksa sebanyak 4 unit roda empat dan unit roda dua.

“Dari empat lokasi pelaksanaan operasi,  sementara ini semua hasilnya nihil. Tidak ada ditemukan senjata tajam, bahan peledak, senpi, narkoba, maupun miras. Termasuk orang yang dicurigai sebagai jaringan teroris serta tidak ada ditemukan barang-barang berbahaya lainnya yang digunakan untuk melakukan tindak pidana maupun aksi terorisme,” sebut Kapolres.

Meski demikian, dipastikan kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin hingga waktu yang ditentukan.

"Kami himbau selama pelaksanaan operasi cipkon, masyarakat jika menemukan hal-hal yang mencurigakan untuk segera melapor ke polsek terdekat," tegasnya. (ard)