JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI-fajarbali.com | Anjuran Gubernur Bali, I Wayan Koster untuk mempatenkan tarian dan lagu Pucuk Bang sebagai maskot Bangli langsung ditindaklanjuti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli. Koordinasi sudah dilakukan ke Pemprop Bali. Selain itu, Disparbud Bangli juga saat ini masih melakukan identifikasi untuk mendapatkan sejumlah Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang lain. 

Hal itu diakui Kadisparbud Bangli I Wayan Sugiarta saat dikonfirmasi Minggu (23/01/2022). Kata dia, pasca Gubernur menyarankan agar mendaftarkan tarian dan lagu Pucuk Bang agar mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) saat Peresmian Alun-alun Kota Bangli belum lama ini, pihaknya telah langsung menindak lanjutinya dengan mengadakan koordinasi ke Disbud Bali. “Kita telah dua kali koodinasi ke sana berkaitan dengan persyaratan yang harus kita penuhi,”ujarnya.

 

Lanjut mantan Kalak BPBD Bangli ini,  setelah dilakukan koordinasi sejumlah persyaratan yang diperlukan, seperti video baik tarian maupun tabuh pengiring serta syarat lainnya.  Saat ini, kata dia, tinggal mempersiapkan anggaran, karena dalam  APBD induk tahun 2022 ini belum masuk. Setelah anggaran ini tersedia, langsung akan didaftarkan di Dapartemen Hukum dan HAM RI.  “Ini menjadi prioritas, jadi kita akan upayakan anggarannya dulu. Yang mana biayanya diperkirakan berkisar Rp 700 ribu,”ujar dia.

 

Upaya tersebut dilakukan, karena pihaknya tidak ingin tarian Pucuk Bang ini lebih dahulu didaftarkan daerah lainnya. Mengingat sebelumnya, ada tarian yakni tarian sekar sandat, yang keburu diambil daerah lain.  “Karenanya pendaftaran ini akan  kita prioritaskan. Tarian-tarian lain juga akan kita daftarkan,” bebernya. Disinggung teknis pendafataran, kata dia, bisa dilakukan secara online ke Dapartemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI. "Pendaftara sudah siap kita lakukan,” pungkasnya. (ard). 

BERITA TERKINI