JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI-fajarbali.com |  Dunia pendidikan di Kabupaten Bangli, sampai saat ini nyatanya masih kekurangan ratusan tenaga guru. Bahkan berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) per 31 Desember 2021, Kabupaten Bangli masih membutuhkan guru kelas dan guru bidang studi sebanyak 301 orang.

"Mengacu Data Pokok Pendidikan (Dapodik) itu, kita masih kekurangan guru kelas dan guru mata pelajaran," ungkap Kepala Disdikpora Bangli, I Komang Pariarta, didampingi Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Bangli I Made Widana, Rabu (16/2/2022). Dicontohkan, seperti halnya Guru Penjaskes. Ia menyebut untuk jenjang SD masih dibutuhkan sebanyak 36 orang.  

Selain kekurangan tenaga guru jenjang SD, guru PAUD juga masih kekurangan lagi 42 orang. Bahkan, untuk guru mata bidang studi di SMP, total kekurangannya sebanyak 232 orang. "Termasuk juga kekurangan tenaga kependidikan, atau tenaga administrasi. Kalau ditotal seluruhnya, jumlah kekurangan ini mencapai 974 orang," bebernya.

Tindak lanjut dari itu, Pariarta mengaku upaya yang sudah dilakukan selama ini dengan memberdayakan guru tidak tetap (GTT) daerah serta mengangkat guru honorer sekolah. Selain itu juga mengisi kebutuhan guru melalui rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2021. Di mana, jumlah formasi PPPK guru yang dibuka sebanyak 846. "Dari proses rekrutmen tahap I dan II yang sudah berjalan, jumlah formasi yang masih tersisa sebanyak 338," imbuhnya. Lebih lanjut, mengingat proses rekrutmen PPPK masih berlanjut khususnya untuk tahap III, Pariarta mengatakan jumlah kebutuhan ini nantinya akan disesuaikan kembali. (ard).

BERITA TERKINI