JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

 BANGLI-fajarbali.com | Sebagai destinasi wisata Bali, Kabupaten Bangli dipilih menjadi tujuan wisata para delegasi  IMF-WB. Ada dua tempat yang akan dikunjungi yakni Desa Wisata Penglipuran dan Penelokan Kintamani.

Di Desa Wisata yang pernah menyabet gelar nomor tiga terbersih di dunia ini, rombongan delegasi  IMF yang berjumlah  214 yang berasal dari 180 negara Sabtu(13/10/2018) saat datang di Desa Wisata Penglipuran disambut oleh Wakil Bupati Bangli Sang  Nyoman Sedana Artha, Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, Kepala OPD terkait,Ketua Pengelola Desa Wisata I Nengah Moneng  diawali dengan  pengkalungan bunga dilanjutkan dengan suguhan tari pendet sebagai ucapan selamat datang.Sebelum menikmati suasana asli Desa Penglipuran, mereka juga melihat-lihat aneka produk kerajinan, pertanian dan mencicipi kuliner khas Bangli sambil menikmati tarian kebesaran Geopark Kertaning Wingkang Ranu.Dikanjutkan dengan berkeliling untuk melihat  lebih dekat rumah-rumah tradisional Desa Adat Penglipuran.

Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha di sela-sela  mengikuti rombongan mengatakan, ratusan delegasi IMF-WB berkenan hadir di Kabupaten Bangli khususnya Desa Wisata Penglipuran. Momen ini sangat jarang dan mungkin  dalam kunjungannya ini baru  pertama kali dalam sejarah pariwisata Penglipuran di mana dari 180 negara dengan delegasi-delegasi yang sangat berkompeten disamping itu ada juga jurnalis yang diharapkan nantinya sangat bermanfaat bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Bangli.

"Kami juga sangat berterima kasih kepada Komite IMF-WB karena sudah memilih Kabupaten Bangli yang dikunjungi oleh delegasi. Hal ini sangat bermanfaat sebagai ajang promosi setelah pulang ke negaranya masing-masing bisa menyampaikan kepada sanak saudara maupun teman mereka jika ke Bali mampirlah ke Bangli, sehingga pariwisata Bangli semakin berkembang” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Bangli I Wayan Adnyana saat ditemui mengatakan jumlah delegasi yang  berkunjung ke Desa Wisata  penglipuran sebanyak 214 orang dengan menggunakan 9 bus. Selama di Penglipuran, rombongan delegasi disuguhi aneka produk kerajinan dan kuliner khas Bangli diantaranya: loloh cemcem, jaj cerorot, kelepon ketela  ungu dan lainnya.

”Disini mereka juga disuguhi demo melukis pada kain endek, menenun, pembuatan  banten gebogan, penjor dan diajak langsung melihat kegiatan masyarakat lokal seperti membuat canang,” ujarnya.

Lebih lanjut Adnyana berharap semua yang disuguhkan dalam kesempatan ini dapat membuat rombongan merasa senang  dan berkesan, sehingga  kedepannya diharapkan mereka dapat kembali berkunjung ke Penglipuran termasuk ke objek wisata lainnya di Bangli.

"Ini merupakan promosi yang efektif bagi Bangli, dimana biasanya kita yang promosi ke negaranya,sekarang mereka langsung datang untuk berwisata ke Bangli. Diharapkan mereka terkesan dengan budaya, kerajinan termasuk kuliner, alam pedesaan, hutan bambu, sehingga nantinya mereka akan kembali lagi dengan memboyong keluarga maupun temannya lebih banyak lagi,” harapnya. (sum)