JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI-fajarbali.com | Dampak letusan Gunung Agung di Karangasem, yang terjadi pada Jumat (24/5/2019) malam pukul 19.23 wita, kembali menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bangli turut terpapar hujan abu vulkanik.

Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli, tercatat tiga kecamatan sangat keras terkena dampak paparan hujan abu. Yakni, kecamatan Tembuku, Bangli dan Susut.

Kasi Kedarutan dan Logistik BPBD Bangli,  I Ketut Agus Astapa saat dikonfirmasi Minggu (26/05), menyebutkan, setidaknya ada belasan desa dan kelurahan yang tersebar di tiga Kecamatan di Bangli terkena paparan abu vulkanik. “Sesuai laporan yang kita terima, hanya kecamatan Kintamani yang luput dari dampak paparan abu vulkanik,” jelasnya.

Disampaikan, untuk di Kecamatan Tembuku, desa yang dilaporkan terpapar abu vulkanik diantaranya desa Bangbang, Tembuku, Jehem, Peninjoan, Yangapi. Sementara untuk kecamatan Bangli, yang terpapar yakni  desa Landih, desa Pengotan, Kayubihi, Kelurahan Kubu, kelurahan Cempaga dan kelurahan Kawan. Sedangkan di kecamatan Susut, desa yang dilaporkan terpapar abu vulkanik yakni desa Susut dan desa Demulih. “Paparan abu vulkanik tersebut banyak menempel ditanaman, atap dan halaman rumah. Bahkan sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut tampak sempat memutih karena tebalnya paparan abu vulkanik Gunung Agung,” ungkap Agus Sutapa.

Terhadap persoalan tersebut, pihaknya mengaku telah mengintensifkan koordinasi dengan Camat dan Kepala Desa yang terkena dampak paparan abu vulkanik, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Meski demikian, dari hasil koordinasi tersebut, belum ada permintaan bantuan masker yang diminta oleh masyarakat. “Hingga saat ini kondisi aktivitas masyarakat masih tetap normal. Terlebih dengan turunnya hujan yang terjadi kemarin, tentunya akan bisa mengurangi resiko dampak sebaran abu vulkanik,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap senantiasa meningkatkan kewaspadaannya akan bahaya paparan abu vulkanik.  Salah satu cara untuk mengurangi resiko paparan abu vulkanik, dihimbau warga yang keluar rumah untuk mengenakan alat pelindung diri. Seperti menggunakan masker, baju lengan panjang dan kacamata. (ard)