JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI-fajarbali.com | Diduga karena lalai saat mengendarai sepeda motor, seorang remaja penyandang keterbelakangan mental tidak bisa bicara (bisu) babak belur setelah menabrak kendaraan yang sedang parkir. Akibat kejadian tersebut, I Nyoman Sardiana (17) Alamat Br/Ds. Katung, Kintamani terpaksa harus dilarikan ke klinik terdekat karena mengalami luka-luka cukup serius.

Sedangkan kondisi kedua kendaraan sama-sama mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian meterial mencapai jutaan rupiah. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP. Sulhadi saat dikonfirmasi Minggu (21/07) membenarkan adanya laporan kasus lakalantas yang melibatkan seoarang remaja penyandang disabilitas. Kejadiannya sendiri, di jalan raya Pludu menuju Kintamani  tepatnya di Br. Pludu Desa, Bayung Gede pada Rabu (20/7) malam sekitar pukul 21.30 wita.

Disampaikan, sesuai keterangan sopir  I Kadek Adhi Ardana sopir Mobil Toyota Yaris silver metalik No Pol. 1780 LI, bersama keluarganya sekitar pukul 22.00 wita datang ke rumah saksi Komang Artawan. Selanjutnya, sopir memarkir kendaraannya di pinggir jalan depan rumah saksi dengan tujuan untuk mengambil jeruk. Hanya saja, setelah berselang beberapa menit ketika mereka sedang duduk duduk di rumah saksi, tiba tiba mereka mendengar ada suara benturan di depan rumahnya. Ketika mereka keluar melihat ada pengendara sepeda motor yang jatuh dekat dengan mobil mereka. Kemudian datang keluarga korban dan langsung melarikan korban ke klinik Angga Payangan.

“Dari keterangan saksi, saat itu posisi mobil sudah parkir. Tiba-tiba ditabrak oleh korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Hitam No Pol. DK 5021 PN,” jelasnya.

Dampak dari lakalantas tersebut, mobil mengalami penyok pada bemper samping kanan belakang dan kaca belakang pecah. “Sedangkan kondisi motor korban, mengalami lampu utama pecah, sayap kanan pecah, stang bengkok. Sementara pengendaranya sendiri mengalami luka robek pada pelipis kiri, lecet pada kaki kiri,” bebernya.

Dari kondisi motor korban, diduga lakalantas tersebut terjadi karena kurang hari-hatinya korban saat mengendarai motor. Hanya saja, untuk kepastian penyebab lakalantas tersebut, polisi belum bisa memastikan karena terbentur kondisi korban yang mengalami keterbelakangan mental tidak bisa bicara atau bisu. “Kasusnya sudah ditangani langsung laka lantas Polres Bangli,” pungkasnya. (ard)