JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI-fajarbali.com | Nasib apes dialami Dewa Kompyang Budiarta (37) asal Br/Ds. Daup, Kintamani, Bangli. Pasalnya, saat sedang asyik memancing di Kawasan danau Batur, korban justru dilempari orang tak dikenal dengan batang kayu, Sabtu (24/08).

Akibatnya, korban mengalami luka robek pada bagian kepalanya sehingga dilarikan ke RSU Bangli oleh rekannya. Sementara pelaku pelemparan, keesokan harinya berhasil diamankan polisi. 

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP. Sulhadi saat dikonfirmasi Minggu (25/8) membenarkan adanya tindak penganiayaan tersebut. Disampaikan, kronologis kejadian bermula pada Sabtu (24/8) sekira pukul 13.00 wita korban bersama rekannya, Nyoman Subandi (70)  memancing di pinggir danau Batur di Br. Dalem, Ds. Songan A. “Namun saat sedang asyik memancing, sekira pukul 16.00 wita, korban yang saat itu duduk memancing tiba-tiba dari arah belakang ada yang melempar dengan benda keras,” ungkapnya.

Tragisnya, lemparan tersebut tepat mengenai kepala korban sehingga bagian belakang kepalanya mengalami luka robek. “Karena luka robek yang diderita dibagian kepala korban cukup parah, sehingga rekannya mengantar korban ke Puskesmas Kintamani I dan selanjutnya korban dirujuk ke RSU Bangli untuk mendapatkan perawatan dan visum,” ungkapnya.  Ditambahkan juga, kondisi korban saat dibawa ke RSU Bangli dalam keadaan sadar.

Tindak lanjut dari itu, kata AKP. Sulhadi dari hasi penyelidikan polisi, akhirnya pelaku pelemparan tersebut berhasil diamankan, Minggu (25/8). “Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, tadi pagi sekitar pukul 08.00 wita, unit tim opsnal Polsek Kintamani telah berhasil mengamankan pelaku pelemparan tersebut. Pelakunya, berinisial I Nyoman M (57), seorang petani dengan alamat Br. Dalem, Songan B,” bebernya.  

Hasil pemeriksaan, pelaku  mengakui telah melakukan pelemparan kearah korban saat memancing dengan menggunakan potongan kayu kaliandra dengan panjang kurang lebih 60 cm.

“Pelaku mengaku melempar potongan kayu tersebut dengan maksud untuk mengusir burung dan dikira tidak ada orang saat itu,” jelas AKP. Sulhadi. Saat ini, lanjutnya, pelaku beserta barang bukti berupa dua buah potongan kayu kaliandra dengan panjang 60 cm masih diamankan di Mapolsek Kintamani. “Kasusnya masih dalam pendalaman. Saat ini, pelaku masih menyandang status sebagai saksi,” pungkasnya. (ard)