JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI - fajarbali.com | Diduga dipresi karena himpitan ekonomi, seoarang ibu rumah tangga (IRT) asal banjar Tengah, Kayubihi, Bangli nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri. Beruntung nyawa korban bisa tertolong dan diselamatkan anggota keluarganya. Sebab, yang bersangkutan melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri di bak mandi yang kedalaman kurang dari satu meter.

 

Sesuai informasi yang berhasil dihimpun, kasus percobaan bunuh diri dilakukan oleh korban Ketut Dersi (45), diketahui terjadi pada Senin (30/03/2020), sekira pukul 05.30 Wita.  Kronologis kejadian, bermula saat saksi suami korban, Nengah Sumawa (50) bangun pagi dan menanyakan korban kepada menantunya, Ida Ayu Sumiati. Saat itu, menantunya yang memang tidak melihat korban, menyatakan tidak tahu. Selanjutnya ketika saksi hendak mau ke kamar mandi, alangkah terkejutnya yang bersangkutan. Sebab, saat itu justru dilihat korban telah berada di dalam bak mandi. Melihat korban dibak mandi, saksi langsung berteriak. Teriakannya itu didengar anak korban bernama Watan Werdiana (23) yang langsung ke lokasi. Setelah di cek kondisi korban masih dalam keadaan bergerak dan bernafas sehingga korban langsung dibawa ke RSU Bangli untuk mendapat pertolongan.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP. Sulhadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus percobaan bunuh diri tersebut. “Setelah menerima laporan tersebut, tim opsnal Polsek dan Polres Bangli telah turun ke lokasi melakukan olah TKp dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Untuk korban sendiri, saat ini masih menjalani perawatan di RSU Bangli,” jelasnya.

Dari hasil olah TKP tersebut, diungkapkan, korban diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke bak mandi berukuran tinggi 93 cm, lebar 86 cm, panjang 109 cm. “Saat itu, ketinggian air dalam bak tersebut hanya 60 cm. Dari pemeriksaan saksi-saksi, diketahui korban sebelumnya juga pernah melakukan percobaan bunuh diri,” ungkapnya. Sementara untuk motifnya, polisi masih berupaya melakukan pendalaman. “Yang jelas, korban selamat. Diduga kemungkinan korban nekat mau bunuh diri, karena depresi akibat himpitan ekonomi,” pungkasnya. (arw)