JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Di Tahun 2022 ini vaksinasi kepada anjing peliharaan menyasar ke desa-desa yang diindikasikan terdapat anjing rabies atau pernah terdapat anjing rabies. Tiga desa yang disasar adalah Desa Peliatan Kecamatan Ubud, Desa Manukaya kecamatan Tampaksiring dan Desa Serongga Kecamatan Gianyar. 

Hal ini dijelaskan Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Made Santiarka. "Tahun 2022 ini hanya melanjutkan program Tahun 2021, yaitu menyasar desa luar yang pernah terdapat anjing rabies dan desa-desa yang pernah terdapat anjing rabies," jelas Made Santiarka, Minggu (23/1/2022). Dimana sampai Kamis lalu sudah ada sekitar 700 anjing yang sudah di vaksin. Disebutnya, saat ini warga yang memelihara anjing sudah memiliki kesadaran untuk vaksinasi peliharaannya. 

Sebelumnya, di Tahun  2021 lalu, terdapat enam desa yang dikatagorikan zona merah rabies. Desa tersebut adalah Desa Sebatu, Medahan, Buruan, Taro, Bresela, Keliki, Melinggih dan Ubud. Sedangkan desa dengan populasi anjing tertinggi adalah Desa Lodtunduh dan Kelusa. "Desa-desa tetangga dari zona merah itu, kami tuntaskan untuk vaksinasi, guna memotong rantai penyebaran lebih luas," bebernya lagi. Hanya saja persoalannya, di desa-desa pelosok, kesulitan vaksinasi anjing, mengingat peliharaan warga di lepas liar. 

Populasi anjing di Gianyar diperkirakan mencapai 88.000 ekor, tersebar merata di seluruh desa di Gianyar. Dengan populasi yang tinggi ini juga rentan penyebaran rabies. Diharapkannya lagi kepada warga agar tidak membuang anjing ke TPA. sar

BERITA TERKINI