JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography
GIANYAR-fajarbali.com | Ditemukan warga pendatang dalam keadaan tidak berdaya di Desa Keramas, Blahbatuh. Warga pendatang tidak berdaya ini mendapat perhatian serius dari Bhabinkantibmas desa setempat. Dimana seorang janda dengan satu anak dalam kondisi sekarat. Bhabinkantibmas berdama pecalang mengevakuasi janda tetsebut, Rabu (11/5/2022). 
 
Diketahui janda tersebut bernama Masuji Ratu asal Jatim kost yang beralamt di Banjar Biya, Keramas. Ternyata janda ini tanpa teman kerabat. Dalam empat bulan terakhir kondisi kesehatan terus menurun dan diperparah dengan musibah kecelakan lalu lintas yang dialaminya. Kondisi janda ini tidak berdaya di tempat kost ini diketahui oleh Pecalang setempat yang rutin melakukan pemdataan ke tempat-tempat kost.serta tempat penampungan warga pendatang lainnya. Mendapati kondisi yang semakin hari semakin parah, pecalang langsung melapor ke Babinkantibmas setempat. 
 
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diiinginkan dan memastikan Ratu mendapat perawatan medis, Babhinkantibmas dan pencalang pun berinisiatif melakukan  evakuasi. "Warga ini sudah dua bulan tidak bisa beraktivitas. Kondisinya juga memprihatinkan. Kakinya semakin membengkak dan itu harus mendapat merawatan medis, " ungkap Kapolsek Blahbatuh Kompol I Ketut Suharto didampingi Bhabinkamtibmas Keramas,  Aiptu I Made Artika. 
 
Ditemui di tempat kost tersebut, janda itu dalam kondisi tak berdaya. Dengan kaki yang membengkak, ia tidak mampu bangun dari tempat tidur dan hanya terkulai lemas di tempat tinggalnya. "Kami dari pihak kepolisian telah menerima laporan dari masyarakat bahwa ada salah satu warga atas nama Masuji Ratu yang menderita sakit  di sebuah tempat kost,  saat dicek warga tersebut terkulai lemah dengan kondisi kaki bengkak, " ujarnya. 
 
Melihat keadaan seperti itu, anggotanya bersama Pecalang setempat langsung yang terjun ke lokasi menghubungi Puskesmas Blahbatuh-1  dan untuk meminta bantuan mobil ambulans selanjutnya melakukan evakuasi. Disebutkan pula bahwa janda ini menderita  diabetes dan sempat mengalami kecelakaan sekira 2 bulan yang lalu, oleh karena tidak rutin melakukan perawatan luka hingga kakinya mengalami bengkak dan tidak mampu berjalan. "Dari hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas selanjutnya warga tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar untuk dilakukan pengobatan," pungkasnya.sar

BERITA TERKINI