JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik untuk Kabupaten Gianyar dipusatkan di Pantai Siyut, Tulikup, Gianyar. Kegiatan dipimpin Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya Minggu (19/5/2019).

Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik digelar serentak di seluruh kabupaten/kota se-Bali merupakan gelaran ke-dua setelah sebelumnya dicanangkan Gubernur Bali I Wayan Koster pada 7 April 2019 lalu.

Gerakan ini didasari Pergub Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai ini bertujuan untuk memelihara serta melestarikan alam Bali agar selalu bersih dan hijau sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Kadis LH Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, di Kabupaten Gianyar kegiatan bersih-bersih sampah plastik dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar, di pantai, di lingkungan perumahan dan pemukiman, di banjar-banjar, di semua desa, fasilitas umum, dan objek wisata, dengan pusat kegiatan di Pantai Siyut.

Di masing-masing banjar dan desa, kegiatan bersih-bersih sampah plastik dikoordinir langsung oleh para perbekel dan lurah bersama OPD, bapak angkat desa binaan masing-masing. “Kegiatan  ini kita sebut Program Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik. Sesuai arahan Gubernur Bali, kegiatan ini agar berkelanjutan dan dilaksanakan secara serentak dan bersama minimal setiap bulan sekali, sehari setelah bulan purnama setiap bulannya dengan tujuan menjaga alam Bali beserta isinya untuk masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia,” jelas Kujus Pawitra.

Kegiatan ini dihadiri pimpinan OPD, unsur TNI/Polri, Perbekel Tulikup, dengan melibatkan masyarakat Tulikup siswa SD, SMP, mahasiswa, dan komunitas pencinta lingkungan. Dari kegiatan bersih-bersih di Pantai Siyut, sebanyak 3 kubik sampah plastik berhasil dikumpulkan. Itu belum termasuk sampah plastik keseluruhan hasil kegiatan serentak di desa-desa se-Kabupaten Gianyar.

“Belum bisa ditotal berapa banyak, kami menurunkan semua armada truk/mobil sampah, termasuk armada milik desa masing-masing,” jelas Kujus Pawitra. Setelah aksi bersih-bersih, juga digelar senam bersama.

Kujus menyebut dengan seringnya kita melaksanakan kegiatan Bali Resik Sampah Plastik, dengan harapan dapat mengedukasi masyarakat semakin sadar dan terpanggil untuk menjaga alam Bali ini dari bahaya sampah plastik, menjaga kelestarian alam ini untuk anak cucu generasi kita ke depan. (sar)