JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography
AMLAPURA - fajarbali.com | Terbitnya Peraturan daerah (Perda) nomor 4, Provinsi Bali tentang Desa Adat mendapat apresiasi kelian Desa Adat Tenganan Pegringsingan, I Wayan Sudarsana. Pihaknya sangat yakin, dengan dibuatkannya aturan dari sisi hukum positif, Desa Adat di Bali semakin terorganisir dalam menjaga adat istiadat Bali. 



 

I Wayan Sudarsana, Minggu (25/10/2020) , menyampaikan, terimakasihnya atas di keluarkannya Perda tentang adat ini. Karena Perda itu akan menguatkan kedudukan desa adat. Apapun kegiatan desa adat,ada aturan yang mengingat sesuai Perda tersebut. "Kami sangat mengapresiasi keluarnya Perda nomor 4 tahun 2019 itu," ujarnya. 

 

Sudarsana sangat menaruh harapan besar dengan keluarnya Perda ini untuk melindungi desa adat di Bali. Ia pun menilai, dengan adanya Perda tentang adat Bali, program-program desa adat mendapat angin segar. Selama ini, banyak program desa adat yang masih belum bisa jalan. "Dengan adanya perda ini, kami sangat yakin program dari desa adat bisa berjalan sesuai aturan," ujarnya lagi. 

 

Ia juga berharap, keluarnya perda desa adat, akan menjadikan Bali semakin kuat dengan adat istiadat yang beragam. Sehingga, ajeg Bali akan benar-benar terlaksana. Pihaknya pun sangat bersyukur Gubernur Bali Wayan Koster, sangat memperhatikan desa adat. "Sekali lagi, kami sampaikan terimakasih kepada pemerintah, bagaimanapun juga Bali itu kuat karena ada desa adat," ujarnya. (bud).