JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography
AMLAPURA - fajarbali.com | Debat public kandidat bupati dan wakil bupati Karangasem antara pasangan calon I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa), dengan Pasangan calon IGA Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker) yang digelar KPU Karangasem di hotel Ina Bali Beach Denpasar, pada Sabtu (24/10/2020) malam berlangsung menarik.




Bahkan, Dana-Dipa yang berposisi sebagai penantang ini diserang oleh petahana terkait kebijakan yang diambil I Gede Dana saat menjabat ketua DPRD Karangasem. Salah satunya, Massker mempertanyakan Ranperda tentang  penyertaan modal ke PDAM Karangasem yang tidak bisa dibahas oleh DPRD Karangasem langsung dijawab dengan lugas oleh I Gede Dana.

 

Debat kandidat yang disiarkan secara langsung dari Hotel Inna Grand Bali Beach ini kedua paslon saling memberikan pertanyaan dalam sesi Tanya jawab terkait program kedepan. IGA Mas Sumatri yang mendapatkan kesempatan bertanya kepada paslon nomor 01 Dana-Dipa, mempertanyakan tidak dibahasnya ranperda penyertaan modal ke PDAM Karangasem  senilai Rp 4,5 miliar yang merupakan bantuan pusat untuk merealisasikan program perluasan 1.500 sambungan distrbusi air untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Gede Dana yang kala itu sebagai ketua DPRD memberikan jawaban, bahwa ranperda yang diajukan oleh eksekutif saat itu DPRD Karangasem sudah selesai menggelar rapat bamus. Disamping itu, DPRD Karangasem hanya mendapat angka-angka saja sedangkan siapa penerima bantuan belum dijelaskan. “Draf ranperda penyertaan modal dari Perusda Tirta Tohlangkir diserahkan saat pembahasan sudah jauh selesai. Keterlambatan ini, jelas membuat Bamus Dewan tidak bisa membuatkan jadwal pembahasan dan melakukan pembahasan secara mendadak,” jawab Gede Dana.

 

Pun Gede Dana menanggapi, pihaknya tidak ingin ranperda tersebut dipaksakan untuk dibahas sehingga nantinya tidak memunculkan persoalan dikemudian hari. Diakhir sesi,baik paslon Dana-Dipa maupun  Massker saling meminta dukungan kepada masyarakat Karangasem. Yang berbeda, IGA Mas Sumatri bersama pasanganya mengakhiri closing statemenya dengan cara metetembangan saling sahut dengan I Made Sukerana.

 

Sementara ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana menyampaikan, dalam debat tersebut, KPU Karangasem telah menyiapkan sebanyak tujuh materi debat untuk masing-masing pasangan calon (paslon). Selain tentang kesejahteraan masyarakat, materi lainya yakni memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaaan pembangunan daerah kabupaten kota, provinsi dengan nasional, memperkokoh NKRI dan kebangsaan. “Dalam debat kami juga terapkan protocol kesehatan yang ketat dengan melakukan pembatasan peserta yang datang serta masuk kedalam lokasi debat,” ujarnya. (bud).