JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography
AMLAPURA - fajarbali.com | Musim hujan yang mulai mengguyur wilayah Karangasem mulai meninbulkan dampak kerugian bagi masyarakat. Selain tanah longsor yang menutupi akses jalan, guyuran hujan lebat juga mengakibatkan senderan Pura keluarga di Dusun Belong, Desa Manggis, Manggis jebol. Akibatnya,Sanggah Kemulan, Surya, Ngerurah dan Rong dua pun  ikut tergerus. 

 


Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Arimbawa, Senin (4/1/2021), hujan deras mengguyur hampir di seluruh wilayah Karangasem. Derasnya air hujan membuat kejadian bencana disejumlah titik. Selain pohon tumbang, pihaknya juga menerima laporan terjadinya tanah longsor yang membuat tertutupnya akses jalan. Seperti pada Minggu Minggu (3/1/2021) malam, longsor dan pohon tumbang terjadi di Purwayu, Desa Tribuana, Kecamatan Abang. "Material longsoran menutupi akses jalan, selain itu juga terjadi pohon tumbang ditempat yang sama," ujar IB Arimbawa. 

 

Arimbawa mengatakan, untuk membersihkan material yang menutupi akses jalan raya menuju Tribuana ini, pihaknya masih menunggu alat berat dari PUPR provinsi Bali mengingat longsoran cukup besar tidak bisa ditanggani dengan manual. "Kita sudah lakukan assesment, pembersihan material masih menunggu alat berat, sementara akses jalan tidak bisa dilewati, tetapi masyarakat masih bisa mempergunakan jalan alternatif," ujarnya lagi. 

 

Sementara pada Senin dini hari sekitar pukul 03.00 wita, BPBD Karangasem juga menerima laporan adanya senderan jebol. Senderan Pura keluarga di banjar dinas Belong, Desa Manggis ini, membuat pelinggih Sanggah Kemulan, Surya, Ngerurah dan Rong dua pun  ikut tergerus. "Untuk kerugian ditafsir Rp 50 Juta, karena sejumlah pelinggih ikut tergerus milik I Nyoman Janu Arianta," ujarnya. 

 

Arimbawa mengatakan, sampai saat ini kejadian bencana yang disebabkan oleh hujan deras tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, pihaknya mewanti-wanti masyarakat untuk tetap waspada memasuki musim pancaroba ini. Sesuai dengan pemetaan bencana yang dilakukan oleh BPBD, kata Arimbawa, sejumlah wilayah yang memiliki potensi terjadi longsor yakni, Kecamatan Sideman dengan 10 desa yang berpotensi rawan Longsor.  Kecamatan Selat 8 Desa, Kecamatan Abang & Bebandem masing – masing 7 Desa, Kubu sebanyak 4  Desa, Rendang 5 desa, Manggis 5 Desa dan Kecamatan Karangasem 6 Desa. "Kami himbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama dititik-titik rawan bencana tanah longsor," ujarnya. (bud).