JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography
AMLAPURA-fajarbali.com | Untuk memberikan pemahaman kepada para nelayan terkait cuaca saat melaut, Badan Meteorologi,Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III menggelar sekolah lapang cuaca kepada nelayan di Karangasem. Seperti pada Selasa (6/4)/2021. Puluhan nelayan mengikuti sekolah lapang Cuaca Nelayan yang bertempat di Banjar Adat Tukad Abu,Desa Tulamben, Kecamatan Kubu sehingga para nelayan bisa  meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait masalah cuaca  saat hendak melaut untuk menangkap ikan. 

 


Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III, Agus Wahyu Raharjo, menyampaikan, ada tiga tempat yang akan dilaksanakan sekolah lapang cuaca yang pesertanya merupakan para nelayan. Ketiga tempat tersebut, diantaranya Tulamben Kecamatan Kubu, Jemeluk kecamatan Abang dan Pengalon kecamatan Manggis.

"Totalnya, ada 100 nelayan yang disasar dalam kegiatan ini. Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) secara umum terkait masalah cuaca khusus untuk kelautan sesuai dengan wilayah perairan, sehingga nelayan memiliki keterampilan informasi cuaca lokasi ikan lebih meningkat,” ucap Raharjo.

Baca Juga :
Jelang Galungan, Permintaan Sarana Upakara Meningkat
Peduli NTT PT Pegadian Bagikan 100 Paket Sembako


Disampaikanya, untuk di wilayah Desa Tulamben sedikitnya 30 nelayan yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Para nelayan ini akan dijelaskan terkait cuaca kelautan, mengingat factor cuaca sangat penting diketahui sebelum turun melaut yang tentunya untuk keselamatan para nelayan.

"Jangan sampai nelayan sudah berada di tengah laut, tapi akibat cuaca buruk memaksa mereka harus kembali ke pinggir dengan tidak membawa hasil tangkapan. Kegiatan ini juga bagian upaya untuk mewujudkan agar penangkapan ikan lebih banyak,selain juga untuk keselamatan para nelayan,” ungkapnya lagi.
 
Sedangkan, Asisten II setda Karangasem, I Made  Suama menilai, kegiatan yang digelar oleh BMKG wilayah III cukup positif dalam kaitanya untuk keselatan para nelayan. Dengan mengetahui infomasi cuaca, kecelakaan di laut saat mencari ikan bisa ditekan.

“Dengan kegiatan ini, para nelayan sudah ada ilmu cuaca yang dipegang saat sebelum melaut, terlebih lagi selama ini banyak nelayan kecelakaan saat melaut,” ujarnya. (bud)