JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA-fajarbali.com | Wabup Artha Dipa yang selaku Ketua Panitia Panca Bali Krama menghadiri Rapat Koordinasi pengamanan Karya Piodalan Panca Bali Krama di Pura Lempuyang, rapat terserbut diadakan di Aula Dhira Brata, Polres Karangasem Selasa, (8/1/2019).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Karangasem IGN Agung Panji Anom, Wabup Artha Dipa, Dandim 1623 Letkol Inf Bima Santosa guna pengamanan yang dilaksanakan pada saat acara Segara Kertih Mras Segara (Melasti) pada 11 Januari 2019 dan Puncak Karya Panca Bali Krama pada 20 Januari 2019, dimana pada saat dudonan karya tersebut akan banyak pemedek yang mengikuti acara tersebut, dimana untuk melasti diperkirakan pengiring yang ikut sebanyak 10.000 pengiring dari seluruh Bali.

Rapat tersebut diadakan dengan tujuan agar terjaminnya situasi Kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif selama pengamanan upacara keagamaan Karya Agung Panca Bali Krama Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, Desa Adat Purwayu, Desa Tribuana, Kecamatan, Abang, Karangasem. Saat Melasti nanti,  ada total 21 titik PAM , Kuat Pers PAM Polri dengan kekuatan  61 Personil. Sedangkan untuk penebalan Dishub berada di Simpang Tiga Batang, Simpang Tiga Culik, Simpang Tiga Kantor Desa Purwakerti, Simpang Tiga Melasti, Area Lokasi Melasti dan parkir VIP, sedangkan Satpol PP di Parkir Setra Tukad Besi, Parkir VIP dan area lokasi Melasti.

Begitu pula saat acara Panca Bali Krama berlangsung akan ada 3 Pos yaitu 2 Pos Pengamanan dan 1 Pos Terpadu, dan akan ada 19 titik PAM Jalur Panca Bali Krama Pura Lempuyang, dengan kuat libat Pers sebanyak 159 Personil, selama 42 hari dengan kuat pers per shift 53 personil perharinya, dan untuk Satpol PP sudah menyiapkan 50 Personil untuk ikut mengamankan, Dishub pun juga sudah menyiapkan rambu-rambu baik untuk kegiatan melasti maupun kegiatan acara Panca Bali Krama.

Kapolres Karangasem, AKBP,  IGN Agung Panji Anom,menekankan, agar seluruh jajaran agar bersama sama bekerjasama menyukseskan keamanan acara Panca Bali Krama dan akan menindak tegas oknum yang membuat keonaran. Pihaknya juga mengaku, tidak akan segan-segan menindak oknum yang melakukan pungli, oknum yang membuat onar pada saat kegiatan berlangsung. "Jika ada yang sampai melakukan pungli, kami siap menindak dengan tegas," ujar Kapolres.

Sedangkan kata Kapolres, untuk kegiatan Melasti pihaknya juga menghimbau bagi masyarakat dari arah Singaraja-Kubu yang akan menuju arah Amlapura agar melalui jalur Simpang Tiga Batang - Kesimpar - Simpang Empat Abang. Sedangkan masyarakat dari arah Amlapura yang akan menuju arah Singaraja atau pun ke Kubu agar melalui jalur Simpang Empat Abang - Kesimpar - Simpang Tiga Batang, dan untuk Tamu (Warga Asing) masyarakat yang berada disekitar pantai Amed yang akan menuju Amlapura menuju Denpasar agar melalui jalur Amed - Bunutan - Seraya - Ujung atau cek out/ berangkat sebelum jam 07.00 wita atau setelah selesai kegiatan Melasti. Khusus untuk Truk Pengangkut barang, Galian C, BBM/LPG, pihaknya juga menghinbau agar tidak melewati jalur Nasional selama prosesi melasti berlangsung atau menunggu hingga seluruh rombongan melasti memasuki pantai Melasti Amed.

Sementara Wabup Artha Dipa selaku ketua Panita mengharapkan kerjasama dan sinergitas agar acara belangsung dengan baik. Dikatakan,  acara Panca Bali Krama, baru pertama kali diadakan di Pura Lempuyang karena beberapa acuan sastra. Untuk itu, pihaknya mengajak, untuk saling bahu membahu menyukseskan acara ini.

"Karena ini baru pertama kali digelar, kami berharap masayarakat saling bahu membahu menyuskseskan upacara ini," harapnya. (bud)