JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA-fajarbalicom | Untuk mengatasi sulitnya air bersih di kalangan warga, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem, membangun sumur yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

Saat ini, proses penggalian sumur secara manual masih terkendala oleh batu yang cukup besar sehingga pihak Desa meminta bantuan kepada pemilik alat berat untuk mengangkat batu tersebut. 

Kepala Desa Sukadana, I Gede Suardana, Kamis (11/4/2019) mengakui, kendala yang dihadapi dalam pembuatan sumur gali ini terbilang cukup berat. Namun pihaknya meyakini, setelah batu tersebut diangkat akan kembali melanjutkan penggalian. "Penggalian akan kita lanjutkan setelah batu itu diangkat, saat ini masih dalam proses pengangkatan," ujar Suardana. 

Suardana mengatakan, sumur yang dibangun ini merupakan sumur yang kedua. Sebelumnya, sumur yang pertama mampu dimanfaatkan oleh warga di lima dusun. Sehingga sumur yang baru dibangun nantinya akan di prioritaskan untuk dimanfaatkan oleh warga di tiga dusun, yakni Dusun Bukit, dusun Lebah dan Dusun Mekarsari. "Kalau sumur yang pertama debit airnya cukup besar, sekitar 15 meter kubik perjam dengan kedalaman hampir 30 meter," ujarnya.

Nantinya, kata Suardana, air sumur itu akan di pompa ke reservoar yang telah ada. Dari reservoar itulah, air akan dialirkan ketiga dusun tersebut. Pembuatan sumur merupakan program prioritas Desa Sukadana. Rencananya, pihaknya membangun sumur bor, tetapi setelah di hitung biaya pembuatan sumur bor diketinggian 350 meter biayanya cukup tinggi yakni Rp 1.8 miliar.

"Ini kita rencanakan tahun 2018 lalu, maunya pakai sumur bor, tapi terkendala biaya sekitar Rp 1,8 miliar, sehingga kami sepakati membuat sumur gali saja," ujarnya. 

Suardana mengatakan, pembuatan sumur gali ini merupakan solusi untuk mengatasi persoalan kesulitan air bersih di Desa Sukadana. Selama ini, masyarakat masih membeli air tanki yang harganya cukup mahal. Sementara, kalau menunggu aliran air milik pemerintah juga sulit.

"Kasian juga beli air pertankinya mahal, makanya kita biat program prioritas membuat sumur, dan tempat pembuatanya juga sudah ada sumur," pungkasnya. (bud)