JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karangasem untuk merubah pola pikir dalam pemberian layanan kepada masyarakat. Apalagi dengan adanya layanan Goes To Banjar, diharapkan dapat mendekatkan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.  Harapan itu disampaikan bupati IGA Mas Sumatri saat membuka layanan goes to banjar di Dusun Dlungdungan, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Rabu (20/11) kemarin.

 

Layanan goes to banjar di Desa Ban ini, bupati juga menyerahkan secara simbolis administrasi kependudukan (KTP) kepada masyarakat Desa Ban sebanyak 36 keping KTP, masyarakat Desa Seraya Timur 34 keping, dan masyarakat Desa Tianyar Barat sebanyak 35 keping KTP. Selain itu, layanan goes to banjar juga diserahkan bantuan social tak terencana, penyerahan 25 bidang sertifikat tanah hasil PTSL, penyerahan perizinan berupa IMB, izin pendirian PAUD dan penyerahan 25 paket bantuan alat perikanan kepada nelayan.

 

Bupati IGA Mas Sumatri mengatakan, layanan goes ti banjar merupakan implementasi dari penjabaran visi, misi kabupaten Karangasem yang sejalan dengan gerakan nasional revolusi mental terkait reformasi dibidang pelayanan public melalui gerakan Indonesia melayani. “ASN saat ini dituntut untuk merubah pola pikir dan memiliki jiwa melayani dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang sederhana dan cepat dari pemerintah,” ujar Bupati IGA Mas Sumatri.

 

Bupati mengatakan, salah satu upaya pemkab Karangasem dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, yakni dengan membuat Mall Pelayanan Publik (MPP) yang saat ini sudah mengintegrasikan 161 layanan oleh 21 OPD,kementrian,dan lembaga. Meskipun, katanya, saat bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, NTB, MPP di Karangasem sempat terhenti, akan tetapi saat ini sudah kembali aktif melayani masyarakat. “Karena gedung MPP kita rusak, pelayanan sempat terhenti tetapi tahun ini saat ini sudah normal kembali. Bahkan, tahun ini pemkab Karangasem mengalokasikan anggaran perbaikan gedung,” ujarnya.

 

IGA Mas Sumatri mengatakan, untuk pelayanan goes to banjar kali ini, juga mulai dikembangkan pelayanan kesehatan mata gratis. Selain itu, juga diberikan bantuan social kepada masyarakar kurang mampu. Sinergi antara pemerintah dan swasta kedepan juga meski ditingkatkan kembali sehingga kesejahteraan masyarakat cepat tercapai. (bud)