JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA - fajarbali.com | Setelah melakukan kegiatan bedah kelurahan di Kelurahan Semarapura Kaja dan Kelurahan Semarapura Tengah, Rabu (14/10/2020) Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta kembali melakukan kegiatan serupa di Kelurahan Semarapura Kangin dan Kelurahan Semarapura Klod Kangin.



Ada sejumlah permasalahan yang menjadi fokus selama kegiatan tersebut. Mulai dari realisasi program bedah dan rehab rumah hingga penangganan kemiskinan.

Ada sejumlah permasalahan yang menjadi sorotan bupati selama terjun ke dua kelurahan tersebut. Diantaranya, di Kelurahan Semarapura Kangin, Bupati Suwirta meminta agar Kaling proaktif untuk menginventarisir rumah warga yang layak untuk mendapat bantuan bedah atau rehab rumah. Bupati Suwirta juga menugaskan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemkab Klungkung dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemkab Klungkung untuk melakukan sinkronisasi data. Sehingga pengerjaan rehab maupun bedah rumah dapat berjalan lancar.

Terkait jalan tembus ke Tanah Negara yang berada di bantaran Tukad Unda (di Kelurahan Semarapura Kangin), Bupati Suwirta Bersama Kepala Dinas PUPRPKP Klungkung, Anak Agung Lesmana sudah menelusuri tempat tersebut. Selama dalam penelusurannya, Bupati Suwirta menemukan bahwa tanah tersebut merupakan tempat strategis yang layak digunakan sebagai kawasan jogging track. "Mudah-mudahan dengan keikhlasan warga dapat merelakan sebagian tanahnya untuk digunakan sebagai infrastruktur. Sehingga tahun 2021 Pemkab akan mulai membuat perencanaan, dan semoga di tahun 2022 bisa dimulai pengerjaan fisiknya," papar Bupati Suwirta.

Terkait kemiskinan, Bupati Suwirta mengatakan bahwa tingkat kemiskinan di wilayah Semarapura Kangin secara kuantitas tidak begitu tinggi, tetapi secara kualitas tingkat kemiskinannya sangat dalam. “Untuk di Kelurahan Semarapura Kangin, sudah terinventarisir semua, baik untuk penanganan permasalahannya dan potensi yang ada dalam jangka pendek, menengah dan panjang,” ujar Bupati Suwirta.

Sementara untuk di Kelurahan Semarapura Klod Kangin, permasalahan aset milik sekolah dan perkantoran yang menjadi sorotan. Bupati Suwirta menyampaikan masing-masing pegawai perkantoran dan juga kepala sekolah bisa memahami mengenai tata cara mengelola aset. “Mengenai pengelolaan asset agar dapat dilakukan opname, dan diinventarisir terhadap aset di masing-masing sekolah dan agar dilakukan di semua OPD di lingkungan Pemkab Klungkung,” pesan Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga mengingatkan agar kepada kepala sekolah, guru dan dan juga pegawai di semua sekolah yang ada di Kabupaten Klungkung dapat memanfaatkan masa Pandemi ini untuk menjaga kebersihan, menata kebun, serta menginventarisir kerusakan yang ada di sekolah. "Apabila sudah ditemukan ada kerusakan prasarana sekolah, pihak sekolah segera melakukan perbaikan, jangan menunggu kerusakan menjadi lebih parah pada prasarana sekolah. Sehingga ketika proses pembelajaran sudah mulai normal, murid-murid nyaman dalam melaksanakan proses pembelajaran," sambungnya.

Lebih lanjut mengenai kemiskinan, Bupati Suwirta mendata masih banyak warga di Wilayah Semarapura Klod Kangin, yang tergolong KK Miskin. Ditemukan pula warga miskin berasal dari Kabupaten Karangasem dan sudah turun-temurun tinggal di Klungkung bahkan sudah memiliki KTP Klungkung. “Untuk menangani hal tersebut, Pemkab Klungkung agak kesulitan mengambil keputusan, karena sebagian besar dari mereka berstatus kontrak/ sewa rumah,” ujar Bupati Suwirta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial, Pemerdayaaan Perempuan dan Pelindungan Anak Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Camat Klungkung I Ketut Arie Gunawan dan juga Instansi terkait lainnya. (dia).