JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA - fajarbali.com | Persoalan krisis air yang melanda sejumlah Dusun di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung disikapi serius oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Rabu (18/11/2020), bupati terjun meninjau tempat-tempat yang kesulitan memperoleh air PDAM.



Agar masalah ini tak berlarut-larut, bupati mendorong agar di tahun 2021 mendatang, program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) direalisasikan di Desa Pikat.

Bupati Suwirta bersama Direktur PDAM Klungkung, Nyoman Renin, Kadis PU-PERA, Anak Agung Gede Lesmana dan Camat Dawan, Dewa Widiantara meninjau sejumlah sumber air yang ada di Desa Pikat. Kaur Pemerintahan Desa Pikat, Nengah Supamilu yang turut mendampingi menyampaikan, sejumlah warganya di Dusun Sente, Dusun Glogor dan Banjar Cempaka belakangan ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan air PDAM. Warga mengeluhkan air PDAM hanya mengalir saat malam hari.

Kondisi tersebut akhirnya memaksa warga untuk begadang supaya bisa mendapatkan air. Sejumlah warga bahkan sampai harus mengambil air langsung ke sumur bor milik PDAM yang berada di Dusun Gelogor.

Saat meninjau sujumlah mata air yang berada di perbukitan Dusun Gelogor, Desa Pikat, Bupati Suwirta mendapati sejumlah sumber air dan reservoir yang tidak dimanfaatkan oleh desa. Selain itu sumur bor milik PDAM yang terletak di Dusun Gelogor juga tidak maksimal mampu dialirkan ke rumah-rumah warga.

Mendapati kondisi seperti itu, Bupati Suwirta kemudian perintahkan Dinas PU dan PDAM untuk mengelola sumber air yang sudah ada untuk disalurkan ke rumah-rumah warga. Sumber-sumber air yang belum dikelola maksimal ini diharapkan dapat mendukung sumur bor milik PDAM dalam memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan mendapatkan air. "Ada mata air dan resevoir yang sudah berisi air, tinggal dialirkan saja untuk mendukung sumur bor. Sedangkan sumur bor PDAM di dusun Glogor tinggal dijeting untuk meningkatkan debit air dan didukung juga dari sumur bor yang berada di dekat kantor Camat Dawan, dengan demikian semoga persoalan kebutuhan air warga dapat diatasi," ujar Bupati Suwirta.

Kepada pihak desa, Bupati Suwirta memerintahkan pada tahun 2021 mendatang agar menyiapkan sekitar 10 persen dananya dalam kegiatan ini. Sedangkan kepada Dinas PUPR Klungkung, Bupati Suwirta perintahkan mengatur anggaran 2021 untuk bisa merealisasikan Pamsimas Desa Pikat. "Pemerintah daerah Kabupaten Klungkung tengah serius dalam mencari solusi masalah pemenuhan kebutuhan dasar warga, dengan pembentukan Pamsimas diharapkan masyarakat tidak berlama lama dengan kondisi kesulitan air. Kegiatan ini juga merupakan upaya dalam mewujudkan program Desa Mandiri Air Minum," ujar Bupati Asal Nusa Ceningan ini.

Sementara Perbekel Pikat, Wayan Navy Sudarsa juga menyampaikan kondisi serupa yang dialami oleh warganya. Dirinya optimis, program Pamsimas yang akan direalisasikan tahun 2021 mendatang di Dusun Gelogor bisa menunantaskan persoalan air di Desa Pikat. "Di daerah perbukitan di Dusun Gelogor banyak ada sumber air atau mata air. Nanti 2021 dipastikan Pamsimas akan dibangun di Dusun Gelogor. Semoga nanti bisa mengatasi persoalan air yang dialami warga kami," ujarnya. (dia).