JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA - fajarbali.com | Pandemi Covid-19 hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Hal ini berdampak pada daya beli masyarakat yang kian menurun.


Tak terkecuali di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung yang sebelumnya selalu ramai dikunjungi wisatawan. Untuk memberi stimulus agar roda perekonomian tetap bergulir, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Klungkung pun turun tangan. Yakni dengan menggelar pasar murah di 16 desa di Kecamatan Nusa Penida sejak tanggal 9-26 November mendatang.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Klungkung, Nyoman Susanta, Kamis (19/11/2020) menyampaikan, ada sejumlah alasan yang melandasi dipilihnya Kecamatan Nusa Penida sebagai lokasi pelaksanaan pasar murah. Diantaranya, transaksi hotel di Nusa Penida dan Lembongan yang turun sangat drastis selama pandemi Covid-19. Sehingga berdampak pada penurunan tarif dan dirumahkannya karyawan. Berdasarkan data yang ada, jumlah pekerja yang dirumahkan/PHK selama masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Nusa Penida menembus angka 5.370 jiwa.

"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat di tengah menurunnya pendapatan masyarakat dampak dari pandemi Covid-19," ujarnya.

Sejak tanggal 9-26 November mendatang, pasar murah digelar di 16 desa. Meliputi Desa Pejukutan, Tanglad, Sekartaji, Batukandik, Batumadeg, Bunga Mekar, Klumpu, Sakti dan Kampung Toya Pakeh,
Kutampi, Kutampi Kaler,Desa Ped, Batununggul, dan Desa Suana. Adapun Komoditas yang dijual diantaranta, beras medium sebanyak 12 Ton, telur ayam ras 1.200 tray, gula Pasir 1.200 kilohram dan minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 2.400 liter.

"Masyarakat sangat antusias terhadap pelaksanaan kegiatan pasar murah ini karena harga yang cukup terjangkau jika dibandingkan dengan harga di pasaran," ujarnya seraya mengatakan kegiatan serupa akan dilanjutkan di Desa Lembongan dan Jungutbatu pada tanggal 26 November mendatang. (dia).