JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Pergantian tahun yang tinggal beberapa hari lagi mulai menjadi topik pembahasan serius. Surat Edaran Gubernur Bali tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru juga sudah diterbitkan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Selasa (15/12), Camat Klungkung, perbekel, lurah, beserta tokoh masyarakat se-Kecamatan Klungkung bersama jajaran TNI, Polri menggelar rapat khusus. Melalui sebuah surat kesepakatan bersama, mereka mendukung Pemkab Klungkung untuk menutup akses lapangan Puputan dan juga Monumen Puputan Klungkung di malam pergantian tahun.

Rapat yang dilangsungkan di ruang Bhineka Guna Praja, Kantor Camat Klungkung ini dilakukan untuk mensinergikan antara Polri, TNI, instansi terkait dan masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman jelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, sehingga perayaan pergantian tahun diharapkan tidak menjadi Klaster baru dalam penyebarannya.

Camat Klungkung, Ketut Arie Gunawan menjelaskan, terkait penutupan dua titik keramaian, yakni Monumen Puputan dan juga Lapangan Puputan, hal itu dikatakan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Klungkung. Apabila Pemkab memutuskan untuk menutup dua lokasi tersebut, maka pihaknya siap mendukung. "Kami sifatnya hanya mendukung. Karena itu kebijakan Pemkab," ungkapnya.

Selain penutupan dua pusat keramaian tersebut, dalam surat kesepakatan bersama itu juga disebutkan terkait larangan menggunakan atau membunyikan meriam buatan / mercon atau petasan sejenisnya.

Sementara Kasatpol PP Klungkung, Putu Suarta seusai rapat mengatakan, terkait penutupan Lapangan Puputan dan juga Monumen Puputan tersebut mencuat sebagai usulan dari bawah. Yang mana usulan tersebut akan dibahas lagi dalam rapat koordinasi di tingkat kabupaten. Meski demikian, ia memastikan jelang malam pergantian tahun, pihaknya akan semakin gencar melakukan sidak ke penjual-penjual kembang api maupun petasan.

Selain itu, untuk memininalisir terjadinya kerumunan, Satpol PP bersama TNI dan Polri juga akan bersiaga di Monumen maupun Lapangan Puputan Klungkung. "Kita tetap berpatokan pada protokol kesehatan, agar tidak ada kerumunan kita akan lakukan sidak-sidak, termasuk juga ke ke tempat-tempat penjualan kembang api, dan petasan. Apalagi sekarang sudah ada surat edaran Gubernur, kami juga akan mengacu pada surat edaran tersebut," tegasnya. (dia)