JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Setelah berjalan selama dua pekan, Satgas Covid-19 Kabupaten Klungkung mulai melakukan evaluasi terhadap vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Targetnya, pada Selasa (28/12), capaian sudah menyentuh angka 90 persen. Namun, ternyata target tersebut tak bisa direalisasikan. Lantaran ada beberapa sekolah yang capaian vaksinasinya masih rendah.  Salah satunya, di MII (Madrasah Ibtidaiyah Islamiah), Klungkung.


Kepala MII Klungkung, Ibrahim mengungkap, memang ada sejumlah kendala yang menyebabkan capaian vaksinasi di MII masih rendah. Diantaranya, karena ada anak yang sakit dan juga terbentur hari libur sekolah. Yang mana, siswa-siswa yang bersekolah di MII Klungkung mayoritas berasal dari luar Bali. Sehingga saat hari libur seperti sekarang ini, mereka diajak berlibur ke daerah asalnya, seperti Lombok dan Jawa.
"Kendala karena ada anak yang sakit, ada juga yang sedang berlibur. Kebetulan di sini mayoritas Muslim dan banyak dari luar daerah. Mungkin karena libur dua minggu ini, jadi diajak berlibur ke Jawa atau Lombok," jelasnya.

Ibrahim mengungkap, jumlah siswa di sekolahnya sebanyak 362 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 148 siswa belum mendapatkan vaksinasi. Terkait persoalan tersebut, jajaran dari Dinas Pendidikan dikatakan sudah terjun ke MII. Sebagai solusi, pihak Disdik akan menjadwalkan vaksinasi ulang di MII. Sesuai jadwal, vaksinasi kembali akan dilangsungkan pada Kamis (30/12) besok. Sebagai tindak lanjut, Ibrahim memastikan pihak sekolah melalui wali kelas sudah mengimformasikan kepada orang tua siswa. Sehingga diharapkan, pada tanggal 30 nanti, semua siswa dapat mengikuti vaksinasi di sekolah.

"Semoga setalah ini bisa ikut divaksin. Kami minta wali kelas agar infokan ke siswa. Mudah-mudahan sudah datang mereka dqri liburan," harapnya.

Sementara Ketua Satgas Covid-19 Klungkung, I Nyoman Suwirta memaklumi jika capaian vaksinasi belum sesuai target karena terganjal libur sekolah. Namun, dirinya sangat berharap kesadaran masyarakat, dan pihak sekolah yang capaian vaksinasinya masih rendah juga diberi kesempatan untuk mengejar capaian hingga tanggal 30 Desember. Jika tidak mengikuti vaksinasi, dikatakan justru dapat mempersulit diri sendiri. Mengingat sesuai ketentuan, jika tidak memiliki bukti vaksin, akan sulit bepergian. Di samping juga Satgas akan melakukan sidak ke sekolah-sekolah.

"Yang terpenting niat mereka dulu. Tadi saya minta agar Kepsek bisa berkoordinasi. Paling lambat tanggal 30 Desember. Karena kalau tidak, akan mempersulit dirinya sendiri, tidak bisa bepergian atau mungkin kita akan razia ke sekolah-sekolah," ujarnya tegas.

Lebih lanjut diungkap, berdasarkan data terakhir, capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Klungkung sudah 15.361 orang atau 86 persen. Angka tersebut belum sesuai target, mengingat sebelumnya diharapkan pada Selasa (28/12) capaian sudah di angka 90 persen.
"Di Kabupaten Klungkung sudah 86 persen Hari ini maunya selesai minimal 90 persen," imbuh Suwirta seraya berharap vaksinasi ini segera dapat dituntaskan. Sehingga pemerintah tidak hanya berkutat pada urusan vaksin saja. (dia)

BERITA TERKINI