JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Suasana tahun baru di Kabupaten Klungkung nampak lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya. Tak hanya saat malam pergantian tahun, tapi hingga Minggu (2/1) suasana juga masih landai. Sejumlah fasilitas umum (Fasum) seperti Monumen dan Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe yang biasanya menjadi pusat keramaian terlihat lengang.

Kondisi tersebut tentu tidak luput dari pantauan petugas Satpol PP Klungkung. Menurut Kasatpol PP Klungkung, Putu Suarta, berdasarkan pantauan di 3 kecamatan di Klungkung daratan (Kecamatan Dawan, Klungkung, Banjarangkan) suasana pergantian tahun kali ini dikatakan benar-benar kondusif. Di bandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini masyarakat dinilai sangat menaati imbauan pemerintah. Sehingga tidak ada yang berkerumun, apalagi menggelar pesta yang memicu keramaian.

"Saat malam tahun baru dari pantauan kita di tiga kecamatan itu betul-betul kondusif, apa yang menjadi imbauan  pemerintah benar-benar diikuti oleh wasyarakat. Walau ada petasan, tapi itu dari rumah warga masing-masing sehingga tidak berkerumun," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, selain memang taat pada imbauan pemerintah, Putu Suarta menilai sepinya suasana tahun baru di Kabupaten Klungkung juga dipengaruhi faktor lain. Diantaranya, karena faktor cuaca, yakni hujan yang terus melanda wilayah Klungkung. Ditambah lagi sebelumnya sejak tanggal 31 Desember, pemerintah sudah menutup sejumlah fasilitas umum. Seperti Monumen dan Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe. Di samping itu, tepat pada tanggal 1Januari, umat Hindu juga merayakan Hari Raya Siwalatri. Sehingga diyakini banyak warga yang merayakan di rumah, sehingga pada Minggu (2/1) mereka masih perlu waktu untuk beristirahat. "Kemungkinan juga kemarin (saat Siwalatri) begadang, jadi sekarang hari Minggu istirahat di rumah," imbuhnya.

Meski demikian, Putu Suarta memastikan timnya selalu siaga melakukan pengawasan di lapangan. Utamanya di tempat-tempat umum. Bahkan petugas juga melakukan aksi pembagian masker. Khususnya, bila ada warga yang lupa membawa dan menggunakan masker. "Kalau ada yang kelupaan bawa masker kita bagikan. Biasanya mereka itu yang tinggal dekat-dekat saja, jadi lupa bawa masker saat keluar," jelasnya. (dia)

BERITA TERKINI