JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA- fajarbali.com I  Pungutan liar (Pungli) menjadi topik utama dalam rapat yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung di ruang rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, Selasa (26/4). Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang hadir dalam rapat tersebut mengajak seluruh pihak bekerjasama dan memiliki komitmen kuat untuk memberantas pungli.



Dalam rapat yang mengusung tema "Dengan Semangat Puputan Klungkung Kita Cegah dan Berantas Pungli Demi Terwujudnya Stabilitas Keamanan Pariwisata di Kabupaten Klungkung" dan diikuti oleh Tim Terpadu Pemetaan Daerah Rawan Konflik Sosial tersebut, Bupati Suwirta mengajak tim agar benar-benar bekerjasama untuk mengantisipasi pungli di Kabupaten Klungkung. Khususnya di destinasi wisata yang terdapat di Kecamatan Nusa Penida. "Jadi tim harus terus diaktifkan untuk melakukan langkah-langkah yang preventif dan persuasif  di masyarakat. Upaya itu penting dilakukan untuk membuat situasi tertib," ujar Bupati Suwirta.

Terkait antisipasi pungli di destinasi wisata di Nusa Penida, Bupati Suwirta mengatakan sudah mengeluarkan surat edaran yang menyatakan bahwa tidak ada lagi pungutan-pungutan lain di destinasi yang dilaksanakan oleh masyarakat. Hal itu diperkuat dengan keputusan pemerintah mengefektifkan kembali pungutan retribusi sesuai Perda Nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas Perda Nomor 30 Tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga.

"Mari bersama-sama jaga kerjasama yang baik untuk mengantisipasi agar tidak terjadi pungli di Kabupaten Klungkung," harap Bupati Suwirta di hadapan Tim Terpadu Pemetaan Daerah Rawan Konflik Sosial Kabupaten Klungkung.

Sementara,  Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta yang juga hadir dalam rapat tersebut berharap agar tim bisa melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai dengan regulasi yang telah berlaku. "Mudah-mudahan tidak ada pungli di Kabupaten Klungkung. Kita harus bergerak bersama untuk memberantas pungutan liar ini," ungkapnya dalam rapat yang turur dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra serta Tim Terpadu Pemetaan Daerah Rawan Konflik Sosial Kabupaten Klungkung yang terdiri atas Kepolisian, Kodim 1610/Klungkung, Kejaksaan dan OPD terkait. W-019*

BERITA TERKINI