JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Hujan Menerjang, Pohon Tumbang dan Longsor Mengancam

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Hujan tiada henti yang mengguyur wilayah Klungkung sejak beberapa hari terakhir, mulai menimbulkan berbagai dampak. Salah satunya, peristiwa pohon tumbang. Rabu (7/11/2018) dalam sehari, tiga pohon berukuran cukup besar tumbang di lokasi yang berbeda.

Tak ada korban jiwa, namun batang pohon sempat menutup akses jalan dan menimpa kabel milik PLN. Sejak pagi, personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung nampak hilir mudik. Hal ini menyusul laporan masyarakat terkait pohon tumbang. Sebuah pohon arbesia menutupi akses Jalan Desa Selisihan menuju Desa Timuhun, Kecamatan Klungkung. Tak berselang lama, tim BPBD kembali memperoleh laporan peristiwa pohon tumbang. Kali ini lokasinya di Jalan Desa Tabu menuju Desa Selisihan. Sebanyak 10 anggota TRC BPBD dikerahkan ke lokasi tersebut. Mengingat ukuran pohon cukup besar dan seluruh akses jalan tertutup. 


Selanjutnya pada pukul 13.10 Wita, sebuah pohon Santen di Jalan Plawa, Banjar Ayung, Kelurahan Semarapura klod, Kecamatan Klungkung juga tumbang. Sebanyak 5 personil TRC dikerahkan, dibantu juga oleh 2 petugas PLN. Lantaran dahan pohon menimpa kabel milik PLN serta miring ke rumah warga setempat. 

Menyikapi peristiwa ini, Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada mengingatkan masyarakat agar selalu waspada. Apalagi kini sudah memasuki musim hujan pasca kemarau panjang. Sebagai upaya antisipasi, Widiada mengatakan pihaknya sudah menjalanin komunikasi dengan pihak desa. Apabila terjadi peristiwa seperti pohon tumbang aparat desa diimbau untuk segera melapor kepada BPBD. Sehingga segera dapat tertangani dan mengantisipasi adanya korban jiwa. 

Selain ancaman pohon tumbang, Widiada juga menyampaikan semua kecamatan di Kabupaten Klungkung juga harus waspada terhadap peristiwa tanah longsor. Lantaran kultur tanah yang labil, sehingga sangat rawan tergerus bila diterjang hujan.

"Kami sudah sosialisasi di daerah-daerah tebing dan daerah agak tinggi untuk berhati-hati. Jika ada pergerakan tanah pada musim hujan agar masyarakat selalu melihat situasi itu, sehingga tidak terjadi yang tidak kita inginkan, seperti longsor yang memakan korban jiwa," imbaunya. (dia)