JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Dalam sekejap hujan disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah dan balai banjar di wilayah Klungkung rusak berat.

Terutama di wilayah Dusun Minggir, Desa Gelgel, Klungkung. Rabu (4/12/2018), sebuah bale bengong terhempas angin dan menimpa dua rumah warga di sekitarnya. Akibat kejadian tersebut, satu KK harus mengungsi, lantaran rumahnya hancur. 

Berdasarkan informasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Mulanya hanya hujan deras, namun secara tiba-tiba angin kencang menyerupai puting beliung menerjang. Ketika itu, sebuah balai bengong berukuran 2 × 2 meter yang terdapat di lantai tiga rumah milik Ketut Sucipta di Dusun Minggir, Desa Gelgel terhempas. Naasnya, balai bengong tersebut menimpa atap rumah tetangganya. Yakni rumah I Wayan Suda dan I Ketut Sudiardana. 

Genteng hingga rangka atap rumah Wayan Suda pun hancur. Bahkan, saat ini bangunan berukuran 2 × 12 meter tersebut tidak layak ditenpati. Sehingga keluarga Wayan Suda terpaksa harus mengungsi ke kerabat terdekatnya. "Kami sudah mengupayakan bantuan, untuk menbantu keluarga Wayan Suda pindah ke rumah saudara terdekatnya. Karena rumahnya rusak berat sudah tidak layak ditempati," ujar Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada. 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Wayan Suda mengatakan saat kejadian ada kerabatnya bernama Komang tertimpa material bangunan. Hal itu menyebabkan, bagian kepala pria asal Desa Guwang, Gianyar tersebut bocor. Ketika itu korban langsung dirujuk ke Puskesmas Gelgel agar memperoleh perawatan medis. 

Selain rumah Wayan Suda, balai bengong yang terhempas angin juga mengenai atap rumah milik Ketut Sudiardana. Namun, kerusakan yang ditimbulkan tidak separah rumah Wayan Suda. Kerusakan rumah Ketut Sudiardana terjadi di bagian atap genteng kamar tidur yang bocor.  Sementara itu, hujan dan angin kecang juga mengakibatkan kerusakan di rumah milik Wayan Astawan, Wayan Sudrana, Ni Ketut Kartini, Ni Nengah Sukarni, serta Wayan Kariada. Rumah warga yang seluruhnya berlokasi di Dusun Minggir ini mengalami kerusakan di bagian genteng. Mayoritas genteng bergeser sehingga bocor di beberapa bagian. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," imbuh Widiada. 

Di sisi lain, hal serupa juga terjadi di wilayah Dusun Kacang Dawa, Klungkung. Angin kencang menyebabkan, genteng rumah milik I Ketut Wiguna bergeser dan berjatuhan. Bahkan rumah dinas Rutan Klungkung juga bernasib sama. Sejumlah genteng di rumah dinas yang tidak ditempati tersebut, bergeser. Kemudian yang terparah adalah kerusakan di Balai Banjar Kacang Dawa. Genteng bangunan seluas 6 × 20 meter tersebut berjatuhan. Sejumlah warga yang melihat kejadian itupun, terlihat mendatangi lokasi. 

"Tim kami sudah mendatangi TKP dan melakukan kaji cepat. Di samping itu, kami juga berkoordinasi dengan pihak PLN terkait pemutusan sambungan listrik warga (quick respon) dan langsung ditindak lanjuti," ujar Widiada sekaligus mengatakan untuk kerugian masih dilakukan pendataan. (dia)