JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fjarbali.com | Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah milik I Made Sergeg (50) di Banjar Julingan, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (7/2/2019) siang.

Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian, namun ironisnya tak hanya membakar bangunan, tapi serifikat tanah, uang tunai Rp35 juta serta emas seberat 50 gram yang tersimpan di dalam rumah turut hangus. 

Berdasar informasi di lapangan, peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh anak korban, I Gede Artana dan istrinya Ni Kadek Ayu Lestari. Kebetulan sekitar pukul 11.00 Wita mereka sedang berada di rumah. Saat sibuk mengasuh anak, tiba-tiba Gede Artana mencium ada bau hangus dan melihat kepulan asap. Spontan, iapun mengecek asap yang bersumber dari bangunan yang ditempati orang tuanya. Tapi api rupanya sudah membumbung tinggi dan menjalar di pintu dan membakar seisi kamar. 

Melihat hal itu, Gede Artana pun lantas mengevakuasi istri dan kedua anaknya ke luar rumah. Selanjutnya ia meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi ayahnya yang juga menjabat sebagai Sekdes tersebut.

"Saksi meminta tolong kepada warga sekitar untuk ikut membantu memadamkan api dengan alat seadanya, kemudian saksi menghubungi korban yang merupakan orang tuanya untuk menghubungi pemadam kebakaran Kecamatan Nusa Penida," ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol Komang Reka Sanjaya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi cukup kesulitan untuk memadamkan api. Apalagi api sudah membakar seluruh isi bangunan. Perlu waktu dua jam, yakni sekitar pukul 13.00 Wita barulah api berhasil dijinakkan.  Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian berupa 5 buah sertifikat tanah yang terbakar. Demikian juga uang tunai Rp 35 juta yang disimpan di dalam bangunan tersebut. Tak hanya itu, perhiasan emas seberat 50 gram juga ikut hangus terbakar.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 235 juta. Beruntung kebakaran tersebut tidak merembet ke bangunan yang lainnya karena api sudah dapat di padamkan," imbuh Kapolsek sekaligus mengatakan untuk penyebab kebakaran masih terus didalami. Namun, kuat dugaan kebakaran disebabkan konsleting listrik. Mengingat titik api kali pertama dilihat muncul dari kamar korban. (dia)