JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Bertahun-tahun terbengkalai, kondisi Dermaga Gunaksa kian memprihatinkan. Padmasana dan tembok penyengker tergerus, gudang genset serta breakwater hancur.

Parahnya, akses jalan menuju proyek dermaga tersebut makin tertutup. Bahkan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta harus menumpangi motor trail milik BPBD untuk mencapai lokasi dermaga Gunaksa saat melakukan peninjauan. 

Pada Jumat (8/2/2019) Bupati Suwirta bermaksud meninjau kondisi terkini dermaga yang sudah menelan dana puluhan miliar rupiah tersebut. Namun, Bupati sempat kesulitan untuk mencapai lokasi dermaga. Bupati Suwirta diharuskan mencari jalur alternatif, lantaran sejumlah titik pada jalur utama menuju dermaga telah jebol akibat terjangan Tukad Unda. Mulanya Bupati Suwirta mencoba berjalan kaki sejauh hampir 800 metee dari Pantai Karangdadi, Kusamba. Namun ternyata sebuah ngarai besar menghadang sehingga memaksa rombongan Bupati Suwirta untuk kembali berbalik arah. 

Selanjutnya atas saran sejumlah warga dan pemancing setempat Bupati Suwirta diarahkan untuk melewati jalur dari Desa Jumpai. Beruntung, setelah menumpangi motor trail milik BPBD akhirnya bupati Suwirta sampai sampai ke lokasi proyek.

Berdasarkan pantauannya bersama Kasi Pelabuhan Dinas Perhubungan Ketut Karasdana, Bupati Suwirta menemukan berbagai kerusakan di lokasi proyek itu. Diantaranya Padmasana Dermaga beserta tembok penyengkernya telah hilang akibat digerus aliran sungai, ruang gardu, gudang genset serta breakwater mengalami kerusakan dan kehancuran akibat terjangan gelombang air laut. Selain itu terjadi pendangkalan pada kolam pelabuhan kapal.    

Atas kondisi tersebut Bupati Suwirta berkata segera akan melaporkan hasil pantauannya kepada ke Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Denpasar yang merupakan sebagai pihak pengelola proyek tersebut.

“Situasi terakhir semua breakwater sudah tidak beraturan dan berbagai kerusakan parah lainnya, walau ini menjadi kewenangan pusat, namun karena dermaga ini sangat kita harapkan, maka kita akan melaporkan kondisi terakhir dermaga ke Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Denpasar. Jika APBD kita pakai untuk melanjutkan pembangunan ini maka dana kita bisa habis. Untuk itu segera akan kita laporkan kepada Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Denpasar yang merupakan pihak pengelola proyek dermaga ini”ujar Bupati Suwirta. (dia)