JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Warga Desa Tegak, Kecamatan Klungkung terus menggali potensi yang tersimpan di desanya. Khususnya di sektor pariwisata. Hal ini menyusul cita-cita Desa Tegak bertransformasi menjadi desa wisata. Salah satu objek yang diunggulkan yakni, mata air Tirta Sudamala Centeng. Mata air yang dipercaya sanggup menyembuhkan berbagai penyakit non medis ini dipercaya sanggup menopang Desa Tegak menjadi salah satu tujuan wisata spiritual. 

Minggu (10/2/2019) Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta bersama rokoh masyarakat Tegak serta paguyuban Jaya Kumara Santi (JKS) meninjau mata air Tirta Sudamala Centeng tersebut. Selama ini, mata air yang terletak di bantaran Tukad Centeng ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Sehingga airnya sebagian besar terbuang percuma ke Tukad Centeng. Padahal debit airnya mencapai 10 liter per detik. 

"Warga setempat hanya mampu mengambil air dari mata air ini menggunakan botol galon plastik. Mata air ini diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit non medis serta  tirta pengelukatan pengelebur mala," jelas Wabup Kasta.

Untuk mencapai mata air tersebut, pengunjung harus menuruni anak tangga sejauh 200 meter. Selain untuk pengelukatan pengelebur mala, sumber mata air ini juga digunakan sebagai tempat pesucian Ida Batara Desa Pakraman Tegak.

Mendapati potensi tersebut, Wabup Kasta langsung mengintruksikan kepada masyarakat Desa Tegak untuk segera membentuk Pokdarwis. Selanjutnya anggota Pokdarwis bertugas melakukan penataan, sehingga mata air ini dapat jadikan objek wisata spiritual. "Sudah dari dulu kami berjanji untuk turun ke sumber mata air Tirta Sudamala Centeng, semoga sumber mata air ini bisa diangkat menjadi objek wisata spiritual pengelukatan Sudamala," harap Wabup Kasta.

Sementara Perbekel Desa Tegak, I Ketut Sujana, mengatakan selama ini warga hanya memanfaatkan mata air tersebut untuk tirta dan dikonsumsi sendiri. "Untuk mencapai sumber air ini diperlukan tenaga ekstra karena harus berjalan kaki menuruni anak tangga yang sedikit terjal. Kami perlahan-lahan  segera akan merancang desa wisata. Apalagi Desa Tegak memiliki  sejumlah objek yang potensial untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Harapan kami ditahun 2021 nanti, semua ini sudah bisa dikembangkan," ungkapnya. (dia)