JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Belum genap setahun beroperasi, rumah susun (rusun) untuk para petugas kesehatan di Rumah Sakit Pratama Nusa Penida sudah membuat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta kecewa. Lantaran saat dicek, didapati bangunan kurang terawat. Bahkan, sejumlah atap kamar sudah bocor. 

Kondisi tersebut dijumpai saat Bupati Suwirta melakukan kunjungan mendadak ke rusun yang terdiri atas 42 kamar tersebut pada Minggu (1/9). Kali pertama menginjakkan kaki, Bupati asal Nusa Ceningan tersebut sudah menyoroti kondisi ruangan yang kotor serta nampak kurang terawat. Tak hanya itu, sejumlah kamar yang terdapat di lantai satu juga sudah mengalami kebocoran. Yakni di bagian septic tank. Temuan-temuan itupun membuat Bupati merasa kecewa. 

Para perawat yang menempati rusun tersebut diingatkan untuk bersama-sama menjaga dan memperhatikan kebersihan rusun. "Saya berharap kepada perawat yang menempati rusun supaya ikut menjaga kebersihan di rusun dan sekitarnya, serta agar menanam beberapa tanaman untuk memperindah halaman rusun," ujar Bupati Suwirta yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra dan Camat Nusa Penida, I Komang Widiasa Putra.

Selain meninjau rusun untuk petugas kesehatan di RS Pratama Nusa Penida, di hari yang sama Bupati Suwirta bersama rombongan juga melakukan pendataan aset tanah milik negara yang  berada di sepanjang pantai di Desa Ped. Penataan aset tanah negara ini dilakukan untuk menginventarisir aset negara di Nusa penida. Yang mana aset tersebut rencananya akan digunakan untuk membuat jalan lingkar dan jalur trekking. 

Dengan berjalan kaki, pendataan dimulai  dari pesisir Desa Pakraman Banjar Nyuh, Desa Ped sampai ke Banjar Sental Kangin. Jarak yang ditempuh mencapai  kurang lebih 4 kilometer. Selama pendataan, Bupati Suwirta pun terkejut sebab banyak tanah milik negara yang terdapat di Nusa Penida. Untuk itu, jajarannya segera akan memproses tanah-tanah tersebut. "Terkait beberapa pengusaha pariwisata yang terlanjur membangun usahanya di sekitar wilayah ini , pemkab akan berusaha mencarikan solusi untuk hal tersebut," tegasnya. (dia)