JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography
NEGARA-fajarbali.com | Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menerima suntikan vaksin tahap II, di Auditorium Jembrana, Jumat (16/4/2021). Pada vaksinasi massal tahap II itu, bagi pemuka agama dan pelayan publik, sebagai tindak lanjut vaksinasi masal tahap I, pertengahan maret lalu.

Usai Vaksinasi, Bupati Tamba mengatakan vaksinasi pada dosis kedua ini disambut antusias masyarakat, khususnya rohaniawan dan tokoh agama. Harapannya proses vaksinasi yang cepat di Jembrana dapat secepatnya memulihkan ekonomi. 

"Proses vaksinasi terus kita percepat, apabila masyarakat sudah punya imun yang baik maka aktivitas dan ekonomi bisa segera dipulihkan. Kedepan kita akan lakukan vaksinasi dengan menyasar pedagang - pedagang yang ada di pasar," ujarnya.

Dia juga mengatakan selain mempercepat proses vaksinasi, juga telah melakukan berbagai upaya dalam menanganai pandemi covid-19 ini. Sesuai arahan Bapak Presiden sebelumnya, seluruh kepala daerah dituntut untuk seimbang dalam menangani kesehatan dan ekonomi.

"Kami selaku kepala daerah, sesuai arahan beliau bapak Presiden, telah melakukan berbagai upaya, untuk menangani covid-19 kita sudah lakukan percepatan proses vaksinasi dengan menggelar gebyar dan melakukan proses vaksinasi ditempat atau wilayah yang rentan. Kita juga sudah memiliki Lab PCR yang sudah kita launching minggu lalu. Kemudian untuk permasalahan ekonomi, kita juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk kemajuan pembangunan di Jembrana," terang Tamba.

Baca juga :
Dukung Upaya Pelestarian Ekosistem Laut dan Pemulihan Pariwisata Bali, Sekda Adi Arnawa Tanam Terumbu Karang dan Lepas Tukik di Pantai Nusa Dua
Wujud Akuntabilitas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Bupati Giri Prasta Sampaikan LKPJ Tahun 2020


Berkaitan dengan vaksinasi ini, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha menyampaikan petugas pelayanan publik yang sudah selesai menjalani vaksinasi lengkap diantaranya tenaga kesehatan yang sudah menjalani vaksinasi tahap pertama dan pada tahap kedua ini pelayan publik meliputi TNI, Polri dan ASN. 

Menurutnya Pelayan publik, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat sudah seratus persen mendapat vaksin dosis pertama. Vaksinasi dosis kedua masih dalam proses sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Petugas pelayan publik sudah seratus persen tervaksin. Ada yang sudah vaksin lengkap dan baru dosis pertama,” ujarnya. 

Pada vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini, target sasaran pada lanjut usia dan pedagang yang belum mencapai seratus persen. Sejumlah upaya masih dilakukan agar seluruh lansia bisa tervaksin karena masuk dalam kelompok rentan yang berisiko terpapar Covid-19. 

“Salah satu upaya yang dilakukan setiap orang pelayan publik yang sudah divaksin membawa dua orang lansia untuk divaksin. Atau mendekatkan pelayanan vaksin di tempat tinggal lansia, sehingga vaksinasi terhadap lansia bisa maksimal,” tandasnya. (prm)